Sumsel Kebut Perbaikan Jalan Nasional
Sumsel Kebut Perbaikan Jalan Nasional--ist
BACA JUGA:Rumah Produksi Kopi Rempasai Jadi Wisata Edukasi
Pemprov Sumsel juga meminta Kementerian Perhubungan memperkuat penegakan larangan angkutan batu bara melintas di jalan umum, termasuk opsi sanksi tegas bagi pelanggar. Kebijakan ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama periode mudik.
Selain itu, Sumsel mendorong percepatan Proyek Strategis Nasional Pelabuhan Tanjung Carat serta mengusulkan penambahan maskapai penerbangan karena tren lonjakan penumpang udara terus meningkat menjelang Lebaran.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut persiapan Sumsel sudah berada di jalur yang tepat. Ia menegaskan perbaikan jalan tol dan nasional menjadi prioritas nasional dan ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik.
Berdasarkan proyeksi Kemenhub, sekitar 3,8 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan menuju atau melintasi Sumsel selama periode Lebaran 2026.
BACA JUGA:Uniled Perkuat Sinergi Data Pembangunan melalui FGD BPS Kota Pagar Alam
Posisi strategis Sumsel sebagai jalur lintas Sumatera membuat kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial.
Pemerintah pusat juga menyiapkan diskon tarif tol untuk mengurangi beban pemudik dan mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata.
Koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan dinilai menjadi kunci sukses pengamanan arus mudik dan balik tahun ini.