Cetak Generasi Pemimpin Berakhlak Mulia

PROGRAM: Program Pesantren kilat dan leadership hari pertama Universitas Lembah Dempo.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Kegiatan Pesantren Kilat dan Leadership hari pertama di Universitas Lembah Dempo resmi dimulai dengan penuh semangat kebersamaan.

Program ini menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan serta akhlak mulia.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membina karakter mahasiswa melalui pendekatan spiritual, mental, dan kepemimpinan yang terintegrasi.

Para mahasiswa dari berbagai program studi turut ambil bagian dalam kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

BACA JUGA:Kolegium MK

Ketua Yayasan Universitas Lembah Dempo, Dr. Lendy Rahmadi, S.Kom., M.Kom., melalui Rektor Dr. Elvera, S.E., M.Sc., didampingi Wakil Rektor III Dr. Sastra Mico, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan karakter mahasiswa secara menyeluruh.

Program Pesantren Kilat dan Leadership tidak hanya menjadi agenda rutin kampus, tetapi juga bagian dari strategi pendidikan karakter yang bertujuan membentuk mahasiswa berintegritas tinggi serta memiliki tanggung jawab sosial.

Dalam sambutannya, Dr. Sastra Mico menegaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Membentuk Generasi Muda Berjiwa Pemimpin dan Berakhlak Mulia.”

BACA JUGA:Lebaran, Batasi Truk Sumbu Tiga

“Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman, kami melangkah bersama dalam proses pembinaan diri, penguatan karakter, serta pengembangan jiwa kepemimpinan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Pesantren Kilat dan Leadership tidak hanya berfokus pada penguatan spiritual mahasiswa, tetapi juga menekankan pembentukan mental yang tangguh dan rasa tanggung jawab sebagai calon pemimpin masa depan.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari penyampaian materi keislaman, diskusi interaktif, pelatihan kepemimpinan, hingga aktivitas kebersamaan yang mendorong kerja sama dan komunikasi antar mahasiswa.

Melalui metode pembelajaran yang interaktif, peserta diharapkan mampu memahami nilai kepemimpinan tidak hanya secara teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung dalam dinamika kelompok.

BACA JUGA:Lebaran, Batasi Truk Sumbu Tiga

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan