Panen Jagung Warga Capai 7.5 Ton
DUKUNG: Polres Pagaralam terus menunjukkan dukungannya terhadap Ketahanan Pangan.--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Polres Pagaralam di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung Program Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program 2 Pengecekan dan Pemanfaatan Lahan Produktif yang dilaksanakan di Desa Pelang Kenidai, Kelurahan Pelang Kenidai, Kota Pagar Alam, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat.
Pelaksanaan program dilakukan oleh Kapolsek Dempo Tengah IPTU Adi Candra, SH, MH melalui Bhabinkamtibmas Polsek Dempo Tengah, Aipda Dody Kurniawan, yang berperan sebagai Polisi Penggerak Ketahanan Pangan.
BACA JUGA:Imron Djatmika
Program ini berfokus pada pengecekan sekaligus pendampingan pemanfaatan lahan produktif milik warga agar dapat dikelola secara optimal, bernilai ekonomi, serta berkelanjutan.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pangan sebagai fondasi menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Perintah Tugas Kapolres Pagaralam Nomor Sprin/1462/XI, yang menjadi dasar keterlibatan Polri dalam mendukung kebijakan strategis nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan.
BACA JUGA:Visual Memukau dengan Performa Tanpa Batas, Simak Keunggulan Samsung Tab S8 Plus yang Bikin Takjub!
“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan lahan produktif dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Ketahanan pangan yang kuat akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Dempo Tengah IPTU Adi Candra, SH, MH mengungkapkan hasil positif dari pelaksanaan program tersebut.
Dari lahan jagung milik warga bernama Eko dengan luas sekitar 100 meter x 100 meter, berhasil dipanen sebanyak 7,5 ton jagung. Hasil panen tersebut kemudian dijual kepada pembeli bernama Iwan dengan harga Rp4.000 per kilogram.
“Program ini diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan. Selain memperkuat ketahanan pangan, juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat secara langsung,” pungkas IPTU Adi Candra.