Rumuskan SPMB yang Adil dan Transparan
KONSULTASI: Disdikbud Pagar Alam gelar forum konsultasi publik dalam SPMB Kota Pagar Alam tahun ajaran 2026/2027. --ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Forum Konsultasi Publik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Pagar Alam Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan forum konsultasi publik ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam, Novi Apriyadi, SE, MM.
Forum tersebut turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Ketua PGRI Kota Pagar Alam Kasmadi, Ketua Dewan Guru Kota Pagar Alam Khodri, Koordinator Pengawas, Tusinah, S.Pd., M.Pd. mewakili akademisi dari STKIP Muhammadiyah Pagar Alam, Ketua PWI Kota Pagar Alam Agustinus Gusti, SE, serta para kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP se-Kota Pagar Alam.
BACA JUGA:Guinness Patrick
Dalam sambutannya, Kadisdikbud Kota Pagar Alam Novi Apriyadi menyampaikan bahwa digelarnya forum konsultasi publik SPMB ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang transparan dan akuntabel.
“Melalui forum ini, kita ingin mendapatkan saran dan masukan dari para pemangku kepentingan, baik dari dewan guru, akademisi, pengawas sekolah, hingga rekan-rekan media,” ujarnya.
Ia mengakui, dalam setiap pelaksanaan penerimaan murid baru kerap muncul berbagai persoalan di sekolah-sekolah yang menjadi keluhan orang tua atau wali murid, terutama terkait jalur penerimaan seperti jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
BACA JUGA:Kembali Kena Kasus Suap
“Jalur penerimaan ini sudah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Oleh karena itu, saya minta para kepala sekolah, mulai dari TK, SD hingga SMP, untuk mematuhi aturan yang ada serta menyiapkan turunan aturan yang lebih detail dengan tetap berpedoman pada ketentuan kementerian,” tegasnya.
Lebih lanjut, Novi berharap kebijakan dalam sistem penerimaan murid baru ini mampu membawa perubahan signifikan dalam mewujudkan akses pendidikan yang lebih merata, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Pagar Alam.
BACA JUGA:Spesifikasi dan Harga Honda BeAT Connected 125 2026: Skutik Retro Irit BBM dengan Fitur Smartphone
“Forum ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan menjamin pendidikan yang bermutu.
Yang tidak kalah penting, pihak sekolah harus mampu memberikan informasi yang akurat, detail, dan transparan kepada masyarakat dalam pelaksanaan SPMB di sekolah masing-masing,” pungkasnya.