Puisi Ayah

Puisi Ayah--

BACA JUGA:Spesifikasi Nokia Alpha Pro 5G 2024 Cocok Buat Kamu Gunakan 2026

Reski...meski dunia nanti mengikat waktumu...

Ingatlah...hati papa akan selalu menjadi tempat kembalimu seletih apa pun...

Selalu ada ruang kosong di hati papa...

Ada pintu yang tidak pernah dikunci...karena kaulah kuncinya..

BACA JUGA:Jaringan Dealer Wuling Kini Menjangkau Lebih Banyak Daerah

Jendela rumah kecil kita selalu tersenyum...untuk setiap langkahmu yang ingin pulang...

untuk setiap rindu yang kau lantunkan dalam doa...

Reski...bagaimana pun kau pergi...hati papa tidak pernah benar-benar melepaskan...hanya belajar menyembunyikan rindu

dalam kata yang paling sederhana...“Hati-hati ya, Nak.”

"Berjalanlah dengan nafasku dan keridhaanNya".

BACA JUGA:Wuling Fokus Hadirkan Kendaraan Terjangkau untuk Kebutuhan Harian.

Begitu lulus fakultas teknik (sipil) Universitas Hadanuddin Makassar, sang ayah, Adrin, diterima sebagai pegawai negeri. Yakni di Kementerian Pekerjaan Umum.

Adrin tidak mau jadi pegawai negeri. Ia pilih ikut proyek-proyek swasta. Spesialisasinya adalah irigasi pertanian dan pengukuran tanah.

Ia tidak pernah mau naik jabatan. Tetap ingin di lapangan. Pun walau harus sampai ke pulau We di Sabang dan Merauke. Waktu bandara Digul di pedalaman Papua dibangun ia berbulan-bulan di sana.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan