Realisasi Pajak Daerah Sumsel 2025 Mendekati Target
Realisasi Pajak Daerah Sumsel 2025 Mendekati Target--Reza/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kinerja penerimaan pajak daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan tren positif menjelang tutup tahun anggaran 2025.
Hingga pertengahan Desember, realisasi pajak daerah hampir menyentuh target yang telah ditetapkan, menandakan stabilitas fiskal daerah tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.
Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel per 17 Desember 2025, realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai Rp3,735 triliun atau 97,44 persen dari target sebesar Rp3,833 triliun.
Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan capaian tersebut dapat mencapai 100 persen sebelum akhir Desember.
BACA JUGA:Kalapas Pagar Alam Yoshar Julizar Berpulang
Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan, menyatakan bahwa optimalisasi pemungutan pajak masih terus dilakukan pada sisa waktu tahun anggaran.
Seluruh perangkat pendukung penerimaan daerah diminta bekerja maksimal untuk mengamankan potensi pajak yang masih tersedia.
“Pada minggu terakhir Desember ini, potensi pajak masih terus kami optimalkan.
Kami optimistis target penerimaan pajak daerah dapat tercapai sepenuhnya,” kata Rizwan, Kamis (18/12/2025).
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Pastikan Program Pro-Rakyat Tetap Jalan
Dari sisi jenis pajak, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi salah satu kontributor utama dengan realisasi Rp754,86 miliar atau 97,85 persen dari target Rp771,44 miliar.
Capaian ini dinilai cukup stabil seiring meningkatnya kesadaran wajib pajak kendaraan bermotor.
Namun demikian, realisasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) masih belum optimal.
Hingga pertengahan Desember, penerimaan BBN-KB baru mencapai Rp624,14 miliar atau 78,23 persen dari target Rp797,80 miliar.