Tingkatkan Kualitas Layanan Kependudukan
Tingkatkan Kualitas Layanan Kependudukan--ist
BACA JUGA:Usut Dugaan Ujaran Kebencian
Bahkan, ia mengusulkan agar sosialisasi wajib KTP dilakukan melalui sekolah-sekolah tingkat menengah.
Ia menegaskan bahwa tanpa data yang akurat, kebijakan tidak akan berjalan optimal.
“Akurasi data menentukan besaran intervensi kebijakan. Ini modal utama bagi pemimpin daerah,” jelasnya.
Selain memberikan pengarahan, acara tersebut juga menyertakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan data antara Bapenda Sumsel dan RSUD Siti Fatimah dengan Disdukcapil Provinsi Sumsel.
BACA JUGA:Bahaya Kufur Nikmat
Kerja sama ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan lintas sektor.
Perencana Ahli Muda Setditjen Dukcapil, Zainudin, S.Fil., M.Si., menegaskan bahwa inovasi yang layak mendapat penghargaan adalah inovasi yang bermanfaat, berkelanjutan, dan mudah direplikasi.
Kriteria ini menjadi standar kualitas bagi seluruh Disdukcapil di daerah.
Dalam kompetisi tersebut, penghargaan Top 3 Inovasi Disdukcapil berhasil diraih oleh Kota Pagaralam, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Lahat.
BACA JUGA:Jalankan Amanah dengan Penuh Tanggungjawab
Sementara Top 3 Inovator Disdukcapil diraih oleh Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kabupaten Muara Enim.
Mengakhiri acara, Gubernur Deru memberikan ucapan selamat dan mendorong daerah untuk tidak berhenti berinovasi.
Ia berharap inovasi yang muncul dapat terus memperkuat pelayanan publik dan menjadikan Sumsel sebagai provinsi dengan sistem administrasi kependudukan terbaik di Indonesia.