Teknologi Baca Pikiran Mulai Nyata, Kita Harus Takut atau Takjub?
Teknologi Baca Pikiran Mulai Nyata, Kita Harus Takut atau Takjub?--
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kemajuan teknologi terus mendorong batas antara fiksi dan kenyataan,salah satu terobosan yang kini ramai dibicarakan adalah teknologi pelacak pikiran.
Dari yang dulu hanya muncul dalam film film sains fiksi, kini perlahan menjadi eksperimen nyata.
Beberapa perusahaan teknologi bahkan telah mengembangkan chip yang bisa membaca sinyal otak secara real time.
Teknologi ini diklaim mampu membantu manusia berkomunikasi tanpa suara,cukup dengan memikirkan kata atau kalimat, alat akan menerjemahkannya ke dalam bentuk teks atau perintah.
BACA JUGA:Yuk Intip Negara yang Teknologinya Udah Ngalahin Film Sci-Fi!
Aplikasi medis juga terbuka lebar, terutama bagi penderita kelumpuhan atau gangguan bicara.
Ini jelas membuka babak baru bagi dunia neurologi dan teknologi komunikasi,namun pertanyaan penting pun muncul, sejauh mana teknologi ini akan digunakan.
Apakah hanya untuk kebutuhan medis atau akan berkembang ke arah komersial dan pengawasan.
Ketika pikiran seseorang bisa dibaca, apakah itu berarti tidak ada lagi ruang untuk privasi.

Teknologi Baca Pikiran Mulai Nyata, Kita Harus Takut atau Takjub?--
Di sinilah batas antara inovasi dan invasi mulai kabur dan membingungkan,bayangkan jika data pikiran kita bisa dikumpulkan seperti data browsing.
Maka bukan tidak mungkin perusahaan iklan atau bahkan pemerintah akan menggunakan informasi itu untuk kepentingan mereka.
Ini bukan hanya tentang keamanan data tapi juga tentang kendali atas kehendak bebas.
Teknologi yang awalnya membantu bisa berubah menjadi alat kontrol yang menyeramkan.