Google Advertisement Below

4 Dampak Jika Kutu Air Tidak Diobati

kutu air Penyakit ini terkait dengan infeksi jamur lainnya seperti kurap dan gatal di area selangkangan.--Net

2. Infeksi pada kuku

Infeksi jamur di kuku (onikomikosis) dapat terjadi akibat jamur yang sama dengan penyebab kutu air, yang biasanya berkembang di sela-sela jari kaki.

BACA JUGA:Tak Disangka, Sungai Nil dan Kutukan Kuno Mengungkap Misteri yang Tersembunyi di Dalamnya!

Saat jamur ini menyebar ke kuku dan menyentuh keratin kuku, infeksi jamur pada kuku bisa muncul.

Tanda infeksi ini meliputi perubahan warna, penebalan, kerapuhan, dan retakan pada kuku. Selain itu, kuku juga dapat terlepas dari pangkalnya.

3. Infeksi kulit di area lain

Kutu air yang tidak diobati bisa menyebabkan kurap ketika jamur penyebab kutu air menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti lengan, kaki, tubuh, dan wajah.

BACA JUGA:Dikutuk Kaya 7 Turunan? 4 Ritual Pesugihan di Gunung Ini Bikin Kaya. Ada yang Tanpa Tumbal. Tertarik?

4. Infeksi bakteri sekunder

Kutu air yang tidak diobati juga dapat memicu infeksi bakteri sekunder (infeksi yang muncul bersamaan dengan infeksi lainnya akibat bakteri lain).

Kapan Perlu Pergi ke Dokter?

Sebisa mungkin, setelah gejala mulai tampak, disarankan untuk segera memulai pengobatan dengan obat antijamur yang tersedia di apotek atau menggunakan ramuan alami lainnya.

BACA JUGA:Dorong Penguatan Kopi Besemah Menuju Pasar Global

Namun, jika kutu air telah diobati tetapi tidak kunjung membaik, atau disertai dengan keluarnya cairan di area tangan, kuku, maupun selangkangan, sebaiknya langsung konsultasi dengan dokter.

Bagi penderita diabetes, sebaiknya mereka segera berkonsultasi dengan dokter saat pertama kali merasakan gejala kutu air, karena ada kemungkinan risiko infeksi bakteri yang lebih tinggi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google