Bir Adaq, Sumur Bersejarah di Madinah yang Tak Pernah Kering Sejak Zaman Nabi
Bir Adaq, Sumur Bersejarah di Madinah yang Tak Pernah Kering Sejak Zaman Nabi-pagaralam pos-kolase
KORANPAGARALAMPOS.COM - Di antara situs-situs bersejarah yang tersebar di Madinah, terdapat sebuah sumur yang terus mengalirkan air selama lebih dari 1400 tahun.
Sumur ini dikenal dengan nama Bir Adak (atau Bir Adaq) sebuah lokasi saksi bisu perjalanan sejarah dan spiritual Nabi Muhammad ﷺ saat hijrah dari Makkah ke Madinah.
Hingga hari ini, air dari sumur ini masih memancar deras, seolah menjadi pengingat akan keberkahan masa lalu yang tetap mengalir hingga kini.
Terletak di sekitar Masjid Quba, sumur Bir Adak kini telah direnovasi dan dijadikan bagian dari kawasan wisata religi yang diberi nama Bustan Al-Mustadal.
BACA JUGA:Tokyo, Dari Desa Nelayan Menjadi KotaTerpadat di Dunia
Area ini juga dilengkapi dengan museum As-Sirah An-Nabawiyah yang mengisahkan perjalanan hidup Rasulullah ﷺ.
Tiket masuk ke lokasi ini cukup terjangkau, yakni sebesar 19 riyal per orang, dengan fasilitas kebun kurma, museum, dan area ziarah yang tertata rapi.
Bir Adak diyakini sebagai sumur yang airnya pernah digunakan langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ untuk minum, berwudu, dan bersantai bersama para sahabat.
Menurut pemandu lokal, sumur ini sudah ada bahkan sebelum Nabi tiba di Madinah.
BACA JUGA:Baghdad, Kota 1001 Malam yang Pernah Jadi Pusat Dunia
Saat Rasulullah ﷺ datang, beliau duduk dekat sumur ini dan disambut hangat oleh kaum Anshar.
Bahkan, dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Nabi ﷺ memanjatkan doa keberkahan atas kebun kurma yang berada di sekitarnya.
Nama Adaq sendiri berasal dari istilah lokal yang dikaitkan dengan hadiah buah kurma yang diberikan kaum Anshar kepada Nabi ﷺ.