Mengetuk Pintu Qolbu yang Lalai

Kamis 30 Jul 2026 - 17:36 WIB
Reporter : Dep
Editor : Edi

BACA JUGA:Tancap Gas Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Sedangkan hati yang mati:

Berat untuk shalat

Ringan untuk maksiat

Tidak peduli halal dan haram

Tidak merasa bersalah ketika menyakiti sesama

BACA JUGA:Kebakaran Hutan di Liku Endikat Nyaris Capai Perkebunan Warga

Maka hari ini, sebelum kita pulang ke rumah masing-masing, mari kita bertanya pada diri kita:

Bagaimana keadaan hati kita?

Jika hati kita keras, masih ada harapan.

Jika hati kita gelap, masih ada cahaya.

Selama nyawa belum sampai di tenggorokan, pintu taubat masih terbuka.

Jangan pernah merasa terlambat untuk kembali kepada Allah. Bahkan jika dosa kita setinggi langit, rahmat Allah lebih tinggi lagi.

Ingatlah bahwa Allah lebih bahagia menerima taubat hamba-Nya daripada seorang musafir yang menemukan kembali untanya yang hilang di padang pasir.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Kategori :

Terkait

Kamis 20 Aug 2026 - 17:47 WIB

Toleransi dan Kemerdekaan

Kamis 30 Jul 2026 - 17:36 WIB

Mengetuk Pintu Qolbu yang Lalai

Kamis 16 Jul 2026 - 18:05 WIB

Hidup Adalah Perjuangan

Kamis 09 Jul 2026 - 18:20 WIB

Akhir Bulan Muharram dan Jelang Safar

Kamis 25 Jun 2026 - 18:12 WIB

Bahaya Kufur Nikmat