Yakni waktu ia memperdalam ilmu bayi tabung di luar negeri. "Saya tidak mau," ujar Amang sambil bergidik.
BACA JUGA:Suzuki Skywave Bekas Kembali Diburu! Skutik Sporti Ini Bikin Motormania Kepincut Lagi
Di samping memiliki perusahaan RS Waron, Amang memiliki perusahaan bernama Asha: itulah perusahaan bayi tabung. Lokasinya di dalam RS Waron.
Tentu Amang tidak hanya memikirkan urusan wanita seperti itu. Di situ juga ada perusahaan andrologi: ilmu reproduksi laki-laki. Lokasinya dipilihkan di lantai yang lebih atas. Desainnya juga lebih tertutup.
"Laki-laki ternyata lebih pemalu," gurau Amang. Yakni kalau sudah menyangkut kelelakian mereka.
Satu jam kemudian tamu-tamu saya pun sudah selesai tur. Nano menyerahterimakan mereka ke saya. Obrolan bayi tabung pun berakhir seperti ejakulasi dini.
Tamu yang dari Singapura pun menyampaikan komentarnyi ke Amang: "Kalau saya ke Surabaya lagi bolehkah ambil kamar di rumah sakit ini. Daripada di hotel," ujarnyi.
Kami semua tertawa ngakak. Saya sendiri ikut tertawa sambil berlinang air mata bangga: Surabaya sudah bisa mengalahkan Singapura.