KORANPAGARALAMPOS.COM - Kesadaran masyarakat Kota Pagaralam dalam membayar pajak kendaraan mengalami lonjakan signifikan sejak diberlakukannya program pemutihan pajak pada 17 Agustus 2025 lalu.
Program ini, yang memberikan keringanan dan pembebasan biaya tertentu bagi wajib pajak, diproyeksikan akan terus diminati hingga masa berakhirnya pada 17 Desember 2025 mendatang.
Kapolres Kota Pagaralam AKBP Januar Kencana Setya Persada, S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Hermawan yang didampingi Kanit Regident IPDA Faysal Ramadhan, mengungkapkan apresiasinya atas respon positif masyarakat.
“Alhamdulillah, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak semakin meningkat. Kami menghimbau agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin, karena program pemutihan pajak seperti ini belum tentu ada setiap tahun,” ujarnya.
BACA JUGA:Yuk Manfaatkan Smart Speaker yang Bisa Jadi Asisten Belajar di Rumah
Program pemutihan ini memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan.
Dengan kebijakan baru tersebut, wajib pajak cukup membayar denda hanya untuk satu tahun, meskipun pajak kendaraannya sudah mati hingga 8 bahkan 10 tahun.
Tak hanya itu, biaya balik nama kendaraan juga dibebaskan sehingga semakin meringankan beban masyarakat.
“Banyak warga yang sebelumnya ragu atau menunda pembayaran pajak kini berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan ini. Mereka merasa lebih ringan secara finansial dan sekaligus lega karena kendaraannya kembali legal digunakan di jalan,” tambah IPDA Faysal.
BACA JUGA:Yuk Coba Rasakan Serunya AI yang Bisa Bikin Musik Sesuai Mood Sehari Hari
Selain berdampak pada meningkatnya pendapatan daerah, lonjakan kesadaran ini juga membawa dampak positif terhadap ketertiban lalu lintas.
Masyarakat kini semakin sadar pentingnya memiliki pajak kendaraan yang aktif, sehingga mereka lebih tenang saat berkendara dan terhindar dari risiko tilang.
Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana lalu lintas yang lebih tertib dan aman di Pagaralam.
Pemerintah daerah bersama Polres Pagaralam terus melakukan sosialisasi, baik melalui media sosial, spanduk, maupun kegiatan langsung di lapangan, agar program ini diketahui secara luas.
BACA JUGA:Yuk Intip Kecanggihan AI yang Bisa Tulis Artikel Lebih Cepat dari Manusia dan Bikin Kagum