Pekerja Migran Asal Pagar Alam Minati Turki
ADMINISTRASI: tampak masyarakat Kota Pagaralam saat mengurus administrasi untuk bekerja ke Luar Negeri.--Edo/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Minat masyarakat Kota Pagar Alam untuk bekerja di luar negeri masih tergolong tinggi.
Dari sejumlah negara tujuan, Turki menjadi destinasi yang paling banyak diminati, khususnya untuk penempatan tenaga kerja di sektor perhotelan yang membutuhkan sumber daya manusia terampil.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota Pagar Alam melalui Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja, Efriansyah Putra, SE., MM., menjelaskan hingga saat ini belum ada lulusan sekolah yang langsung diberangkatkan bekerja ke luar negeri melalui program penempatan tenaga kerja.
Meski demikian, masyarakat Pagar Alam yang berangkat bekerja ke luar negeri secara mandiri dengan biaya sendiri sudah cukup banyak. Dalam proses keberangkatan tersebut, Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja memberikan pendampingan administrasi, mulai dari pengurusan paspor, visa, hingga berbagai dokumen persyaratan lainnya.
BACA JUGA:Bawah Bantal
"Turki menjadi negara tujuan yang paling banyak diminati masyarakat Pagar Alam. Mayoritas penempatan tenaga kerja berada di sektor perhotelan yang membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan khusus," ujar Efriansyah.
Melihat tingginya minat masyarakat, Efriansyah berharap Pemerintah Kota Pagar Alam dapat menghadirkan pusat pelatihan bagi calon pekerja migran.
Menurutnya, fasilitas tersebut sangat penting untuk membekali calon tenaga kerja dengan keterampilan, pengetahuan, serta sertifikasi kompetensi yang menjadi syarat utama bekerja di luar negeri.
Saat ini, calon pekerja migran asal Pagar Alam masih harus mengikuti pelatihan di Lampung maupun Yogyakarta untuk mendapatkan sertifikat kompetensi. Kondisi tersebut dinilai cukup menyulitkan karena membutuhkan biaya dan waktu tambahan.
BACA JUGA:Wujudkan Generasi Pagar Alam Berkarakter
"Ke depan kami berharap Pagar Alam memiliki pusat pelatihan sendiri sehingga masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah untuk memperoleh sertifikat kompetensi sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri," pungkasnya.
Keberadaan pusat pelatihan di Pagar Alam diharapkan tidak hanya mempermudah proses persiapan calon pekerja migran, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah agar lebih siap bersaing di pasar kerja internasional.