Google Advertisement Below

Pulih Percaya

Pulih Percaya--Tomy/Pagaralampos

Lantaran bank-bank itu ditutup uang Bank Bali nyangkut di sana. Mau menyita aset yang dijaminkan keburu disita oleh badan penyelamat perbankan yang dibentuk pemerintah. Akibatnya Bank Bali dianggap kurang punya kecukupan modal. Kalau saja uang yang dipinjamkan itu bisa balik Bank Bali selamat.

Maka Rudy Ramli cari orang kuat untuk membantu menagihkan. Dipakailah orang seperti pemilik Mulia Group, Djoko Tjandra, untuk menagih lewat cessie. Djoko Tjandra menggunakan orang politik seperti tokoh Golkar Setya Novanto.

Rudy Ramli kehilangan Bank Bali. Orang banyak, termasuk Anda, kalau kehilangan paling-paling kehilangan HP. Rudy Ramli kehilangan bank. Kini ia rajin berkelana ke makam-makam walisongo.

Saya pernah diminta menemaninya ke makam Sunan Ampel. Ia terus berusaha mendapatkan kembali Bank Bali. Salah satu usahanya: ganti nama. Agar lebih mujur. Nama Rudy Ramli kini sah menjadi Rudhi Djaja Li.

BACA JUGA:Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Hajar Kamboja 5-1

Bank Bali Gate mengakhiri masa jabatan Habibie. Sayang sekali Habibie jatuh akibat gabungan antara hilangnya satu provinsi dan Bali Gate. Syahril Sabirin, gubernur Bank Indonesia yang sangat berjasa dalam mengendalikan moneter di masa begitu krisis bahkan masuk penjara tiga tahun.

Jadi apakah mengembalikan kepercayaan saat ini lebih mudah dibanding saat itu? 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google