Mahasiswa Jadi Agen Perubahan
WORKSHOP : Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Pagar Alam Ikuti Workshop Relawan Anti Narkoba sebagai bentuk nyata kepedulian kampus terhadap pemberantasan penyalahgunaan narkoba--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Pagar Alam menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan mengikuti Workshop Peran Aktif Relawan Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pagar Alam.
Ketua STKIP Muhammadiyah Pagar Alam, Kurnia Febianti, M.Pd, mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pagar Alam yang diketuai H. Joni Dimmyati, S.E., M.Si, mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian kampus terhadap pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.
Menurut Kurnia, workshop tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas relawan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi rawan penyalahgunaan narkoba, serta memperkuat kemampuan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika.
"Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga mampu menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujar Kurnia.
BACA JUGA:Dorong Inovasi Pertanian Berbasis Riset
Ia menambahkan, STKIP Muhammadiyah Pagar Alam tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga terus mendorong mahasiswanya untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.
Kurnia berharap pengalaman yang diperoleh selama workshop dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalankan peran sebagai relawan anti narkoba sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
"STKIP Muhammadiyah Pagar Alam berkomitmen mencetak generasi muda yang berintegritas, peduli terhadap lingkungan, serta siap mengabdi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," pungkasnya.