Perkuat Ketahanan Pangan, Antisipasi Cuaca Ekstrem
AUDIENSI: Mengambil tempat di Ruang Rapat Besemah I Setdako, Plt Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha menyambut baik audiensi bersama Kementan dan BMKG. --ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian terus diperkuat.
Hal ini ditandai dengan audiensi strategis antara Plt. Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, bersama jajaran Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan, yang berlangsung di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, belum lama ini.
Menariknya, pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan. Hadir pula mendampingi Plt. Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam beserta jajaran Dinas Pertanian Kota Pagar Alam.
Audiensi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, terutama dampak perubahan iklim yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman pangan dan hortikultura.
BACA JUGA:Apresiasi Dukungan Warga Pagar Alam
Dalam sambutannya, Hj. Bertha menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah pusat dan provinsi terhadap sektor pertanian di Kota Pagar Alam.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak mengingat sebagian besar masyarakat Pagar Alam menggantungkan mata pencaharian dari bidang pertanian.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran pihak Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, dan BMKG.
Kolaborasi ini penting untuk memastikan para petani kita mendapatkan perlindungan, edukasi, serta dukungan teknologi dan data iklim yang akurat guna menjaga produktivitas pangan,” ujar Hj. Bertha.
BACA JUGA:Tidak Mati
Ia menegaskan, informasi cuaca dan iklim yang tepat sangat dibutuhkan petani sebagai dasar dalam menentukan pola tanam, mengantisipasi serangan organisme pengganggu tanaman, hingga meminimalkan risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem.
Kehadiran Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI dalam audiensi tersebut juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap upaya perlindungan tanaman dan peningkatan hasil pertanian di daerah-daerah sentra pangan, termasuk Kota Pagar Alam.
Sementara itu, keterlibatan BMKG Sumsel diharapkan mampu memperkuat sistem informasi iklim bagi petani, sehingga langkah mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan lebih dini dan terukur.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Pagar Alam berharap berbagai program strategis dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat berjalan selaras dengan program pembangunan daerah.