SMP Muhammadiyah Pagaralam Dukung Sosialisasi Stop Pernikahan Dini
SOSIALIASASI: Siswa SMP Muhammadiyah pagaralam ketika mengikuti Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini.--Edo/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Upaya pencegahan pernikahan dini terus menjadi perhatian berbagai pihak demi melindungi masa depan generasi muda.
Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Penggerak PKK Kota Pagar Alam dan mendapat sambutan positif dari SMP Unggul Muhammadiyah Kota Pagaralam.
PDM Kota Pagaralam H. Joni Dimyati, S.E., M.Si., melalui Kepala Sekolah SMP Unggul Muhammadiyah Kota Pagaralam M Bayu Noprianto mengatakan bahwa pihak sekolah sangat mendukung kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini tersebut karena dinilai memiliki manfaat besar bagi para siswa.
Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai dampak negatif pernikahan di usia muda, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya melanjutkan pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik.
BACA JUGA:Uniled Hadirkan Program Studi Sains Data
“Kami sangat menyambut baik kegiatan dari Penggerak PKK Kota Pagar Alam ini. Kami harapkan materi dapat berjalan lancar dan diserap para siswa sehingga nantinya para siswa dapat menyosialisasikan kepada kawan-kawan di SMP Muhammadiyah tentang stop pernikahan dini,” ujar M Bayu Noprianto.
Ia menjelaskan, sosialisasi seperti ini sangat dibutuhkan di kalangan remaja karena masa sekolah merupakan periode penting dalam membentuk karakter, cita-cita, dan masa depan generasi muda.
Dengan adanya edukasi sejak dini, diharapkan para siswa mampu memahami risiko yang dapat muncul akibat pernikahan usia muda, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun psikologis.
Selain itu, pihak sekolah juga memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan oleh tim Penggerak PKK Kota Pagar Alam.
BACA JUGA:Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Baik
Materi tersebut dianggap mampu membuka wawasan para siswa agar lebih memahami pentingnya merencanakan masa depan dengan baik dan fokus pada pendidikan terlebih dahulu.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa juga diajak untuk lebih percaya diri dalam mengejar cita-cita serta menghindari keputusan yang dapat menghambat masa depan mereka.
Edukasi mengenai pentingnya pendidikan dan kesiapan mental menjadi salah satu poin utama yang disampaikan kepada peserta sosialisasi.