Da Yunhe
Da Yunhe --Tomy/Pagaralampos
Saya telat tahu itu. Dua bulan lalu, saat saya ke Huai An, saya hanya ke pembangkit listrik baru: memanfaatkan gua bekas tambang garam. Saya tidak menyangka Great Canal lewat di situ.
Apalagi ternyata Huai An menjadi pusat pengendaliannya. Termasuk pusat pemungutan pajak barang dagangannya.
Begitu tahu, sudah tidak ada lagi waktu. Maka saya bertekad ke Huai An lagi. Suatu saat kelak.
Dan ”suatu saat kelak” itu ternyata datang begitu cepat: Senin lalu. Kurang dari dua bulan dari kedatangan saya yang pertama.
Kali ini saya sebenarnya hanya harus menemani para direktur saya. Mereka harus bertemu partner mereka di sekitar Huai An. Maka pura-pura saya antar mereka --meski sebenarnya saya sendiri yang ngebet ingin ke Huai An.
Saya sungguh ingin dapat jawaban mengapa peradaban, literasi dan kualitas pendidikan di Huai An begitu tinggi --sejak 1000 tahun lalu.