Google Advertisement Below

Semangat Kartini Hidup di MAN 1 Pagar Alam

PETUGAS: Siswi MAN 1 Pagaralam saat bertugas dalam pelaksanaan upacara di sekolah.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Suasana berbeda dan penuh makna terlihat di MAN 1 Kota Pagaralam saat memperingati Hari Kartini.

Nuansa budaya dan semangat emansipasi begitu terasa, ketika seluruh siswi tampil anggun mengenakan kebaya, sementara para siswa tampil rapi dengan balutan batik.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak dan kesetaraan perempuan di Indonesia.

Kepala MAN 1 Kota Pagaralam, Dr. Hj. Neliana SAg MM melalui Wakil Humas Bahusin S.Si menjelaskan, peringatan Hari Kartini di lingkungan madrasah dirancang dengan konsep yang edukatif dan inspiratif.

BACA JUGA:Peringatan Diabaikan, Pemuda Tewas Tenggelam di Curup Mangkok Saat Subuh

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pelaksanaan upacara bendera yang seluruh petugasnya diisi oleh perempuan.

Mulai dari pengibar bendera, pemimpin upacara, hingga pembina upacara, semuanya dipercayakan kepada siswi dan guru perempuan. Hal ini menjadi simbol nyata penghargaan terhadap peran perempuan sekaligus memberikan ruang bagi siswi untuk mengasah jiwa kepemimpinan.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari pendidikan karakter. Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai positif, termasuk menghargai jasa pahlawan,” ujar Bahusin.

Lebih jauh, semangat Kartini juga diintegrasikan dengan program lingkungan melalui kegiatan Adiwiyata. Program ini mendorong seluruh warga sekolah untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam keseharian.

BACA JUGA: ‘Bali’ di Pagar Alam Kian Mengkhawatirkan

Berbagai kebiasaan positif pun terus dibangun, mulai dari menghemat penggunaan listrik dengan mematikan lampu saat tidak digunakan, memperbaiki keran air yang bocor, hingga membiasakan membuang sampah pada tempatnya.

Upaya ini menjadi bagian dari pendidikan berkelanjutan yang tidak hanya berdampak di lingkungan sekolah, tetapi juga di kehidupan sehari-hari siswa.

BACA JUGA:Curup Mangkok Telan Korban

Menariknya, MAN 1 Kota Pagaralam menjadi satu-satunya sekolah tingkat SMA/SMK di daerahnya yang mengikuti program Adiwiyata Mandiri, berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan