Gunung Dempo Cerah, Status Waspada Belum Diturunkan

Gunung Dempo : Tampak jelas gunung Dempo cerah setelah sebelumnya menunjukkan aktivitas vulkanik (16/4)--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Kondisi Gunung Dempo (3.173 mdpl) di wilayah Lahat, Empat Lawang, dan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, terpantau relatif cerah selama periode pengamatan 16 April 2026 pukul 00.00–24.00 WIB.

Meski demikian, status aktivitas gunung api masih berada pada Level II (Waspada) dan belum mengalami penurunan.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui Badan Geologi dan PVMBG, kondisi meteorologi di sekitar gunung didominasi cuaca cerah hingga mendung, dengan angin bertiup lemah ke arah timur dan barat.

Suhu udara berkisar antara 17 hingga 27 derajat Celsius.

BACA JUGA:Cuma Rp5 Ribu, Kedai Susu Jahe Merah di Pagaralam Jadi Favorit Baru Anak Nongkrong

Secara visual, gunung tampak jelas hingga tertutup kabut tipis (0–III), dan tidak teramati adanya asap dari kawah. Hal ini menunjukkan tidak adanya aktivitas permukaan yang mencolok selama periode pengamatan.

Dari sisi kegempaan, tercatat dua kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 10–18 mm, durasi sekitar 5 detik, serta dua kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 7–11 mm dan durasi 40–65 detik.

Selain itu, tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo rendah, berkisar antara 0,5–1 mm.

Meski kondisi visual terbilang stabil, pihak berwenang menegaskan bahwa status waspada masih diberlakukan.

BACA JUGA: Warga Nendagung Diminta Lebih Peduli Lingkungan

Para pendaki dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati pusat aktivitas kawah Marapi – Gunung Dempo dalam radius 1 kilometer, serta hingga 2 kilometer ke arah sektor utara yang merupakan arah bukaan kawah.

Masyarakat dan pengunjung juga diminta untuk tidak bermalam atau berkemah di kawasan tersebut, mengingat potensi bahaya dari letusan maupun gas vulkanik yang dapat membahayakan keselamatan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan tambahan terkait peningkatan aktivitas.

Pihak PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada serta menunggu perkembangan informasi resmi selanjutnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan