Google Advertisement Below

Tulung Agung

Tulung Agung--Tomy/Pagaralampos

Rupanya Gatut berhasil merayu pemegang rekomendasi Gerindra itu. Gatut sanggup menanggung biaya pilkada. Baharudin tidak perlu keluar banyak uang masih pula bisa jadi wakil bupati.

BACA JUGA:BMW E36 Masih Layak Dibeli? Ini Alasan Mobil 90-an Ini Kembali Diburu Anak Muda

Pasangan Gatut-Baharudin menang.

Di Tulungagung, Gatut dikenal penuh perhitungan. Terutama soal uang. Gatut tahu sulitnya cari uang. Toko bangunan miliknya memang maju tapi skalanya tetap toko di desa.

Di Tulungangung, Gatut dikenal sebagai orang yang ketat dalam hal keuangan. Itu sudah jadi omongan orang di warung-warung kopi.

"Pak Gatut itu, kalau misalnya ada lomba berwudu, ia pasti juaranya," ujar tokoh di kota Tulungagung. Maksudnya: air yang jatuh ke tangannya tidak sedikit pun yang bisa menetes ke bawah.

BACA JUGA:Nissan X-Trail Hybrid 2026 Tampil Mewah dengan Fitur Futuristik dan AWD e-4ORCE, Segini Harganya!

Rupanya Gatut menginginkan ini: bagaimana agar lebih banyak lagi air yang mancur ke tangannya. Ia menemukan akal.

Jiwa kewirausahaannya ia bawa ke birokrasi. Ia ciptakan inovasi. Ide baru. Cara lain dari yang lain. Ia ciptakan sistem yang belum terjadi sebelumnya: semua pejabat baru yang ia angkat harus membuat pernyataan pengunduran diri. Tanpa tanggal. Pernyataan itu diserahkan kepada Gatut.

Kapan saja Gatut ingin memberhentikan pejabat itu, ia tinggal mengisi tanggal di surat pernyataan itu.

Dengan demikian semua pejabat baru sangat loyal kepada Gatut. Mereka takut tiba-tiba surat pernyataan itu bertanggal. KPK mengindikasikan cara itu sebagai jalan menuju korupsi.

BACA JUGA:Honda PCX160 2026 Resmi Meluncur di Indonesia, Tampil Lebih Mewah dan Canggih, Begini Spesifikasinya!

Gatut pun ditangkap KPK. Baharudin jadi bupati. Tentu untuk jadi bupati definitif harus menunggu Gatut dijatuhi hukuman oleh pengadilan. Siapa tahu Gatut punya cara lain untuk bebas dari penjara.

Apa yang didapat Baharudin saat ini pernah didapat oleh Gatut.

Gatut pernah berjuang untuk jadi bupati 10 tahun lalu. Ia sudah keluar banyak uang. Tapi ia gagal dapat rekomendasi sebagai cabup maupun cawabup.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google