Kegempaan Masih Terekam
Erupsi Gunung Dempo Pagar Alam Sumatera Selatan--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis laporan aktivitas rutin Gunung Dempo (3.173 mdpl) untuk periode pengamatan Senin, 6 April 2026.
Hingga tengah malam tadi, gunung yang terletak di perbatasan Lahat, Empat Lawang, dan Pagar Alam ini menunjukkan aktivitas yang relatif stabil namun tetap dalam status waspada.
Pengamatan visual dan meteorologi sepanjang hari, cuaca di sekitar Gunung Dempo terpantau bervariasi mulai dari cerah, berawan, hingga mendung.
Suhu udara berada di kisaran 18-28 °C dengan kelembaban 57.5-58.3 %.
BACA JUGA:Zaman Batu
Secara visual, gunung terlihat jelas meski sempat tertutup kabut.
Berdasarkan pantauan petugas di pos pengamatan, tidak terlihat adanya asap dari kawah utama (nihil).
Meski secara visual terlihat tenang, instrumen seismik masih merekam adanya aktivitas di bawah permukaan. Tercatat terjadi, yakni 1 kali gempa Low Frequency (Amplitudo 1 mm, durasi 7 detik).
2 kali gempa Vulkanik Dalam (Amplitudo 3-5 mm, durasi 3-6 detik). Tremor Menerus (Microtremor) dengan amplitudo dominan 0.5 mm.
Munculnya gempa vulkanik dalam dan tremor ini menandakan masih adanya pergerakan fluida atau tekanan di dalam tubuh gunung.
BACA JUGA:Gunung Dempo Erupsi Dini Hari
Status dan Rekomendasi Keselamatan Saat ini, Gunung Dempo tetap bertahan pada Status Level II (Waspada).
Mengingat kawah merupakan pusat pelepasan gas-gas vulkanik yang berbahaya bagi kehidupan, PVMBG mengeluarkan rekomendasi sebagai berikut:
Larangan Mendekat: Masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan dilarang mendekati pusat aktivitas kawah Marapi - G. Dempo dalam radius 1 km.