UTBK SNBT 2026: 10 Jurusan Kuliah Paling Sering Disesali Mahasiswa
10 jurusan kuliah yang paling banyak disesali mahasiswa-net-kolase
KORANPAGARALAMPOS.COM - Memilih jurusan kuliah adalah salah satu keputusan terbesar bagi mahasiswa, karena berpengaruh langsung pada masa depan akademik dan karier.
Sayangnya, tidak sedikit mahasiswa yang merasa menyesal setelah memilih jurusan tertentu. Rasa penyesalan ini
bisa muncul karena minat yang tidak sesuai, beban studi yang berat, atau realitas pekerjaan yang berbeda dengan ekspektasi.
BACA JUGA:Pererat Ukhuwah dan Semangat Pendidik
Bagi calon peserta UTBK SNBT 2026, memahami jurusan yang paling banyak disesali mahasiswa bisa menjadi referensi penting sebelum menentukan pilihan.
Dengan informasi ini, mereka bisa lebih bijak dalam menyesuaikan jurusan dengan minat dan kemampuan diri.
Salah satu jurusan yang sering disesali adalah Manajemen Bisnis. Banyak mahasiswa mengaku kurang tertarik dengan teori manajemen dan administrasi yang padat.
BACA JUGA:SMP Unggul Muhammadiyah Pagaralam Dukung Launching Rute Penerbangan Baru
Meskipun prospek kerja cukup luas, tantangan akademik yang tinggi membuat beberapa orang merasa kurang cocok.
Jurusan Hukum juga termasuk yang kerap menimbulkan penyesalan. Beban membaca peraturan, kasus,
dan literatur hukum yang sangat banyak membuat mahasiswa kewalahan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki ketertarikan kuat di bidang ini.
BACA JUGA:Joni Dimmyati Tekankan Pentingnya Kebersamaan dan Refleksi Diri
Sementara itu, jurusan Teknik Sipil menuntut kesiapan fisik dan mental karena sering terlibat dengan proyek lapangan.
Mahasiswa yang kurang siap menghadapi tekanan praktikum dan proyek bisa merasa beban yang berat, sehingga menyesal telah memilih jurusan ini.
Jurusan Akuntansi dikenal memiliki prospek kerja yang baik, tetapi banyak mahasiswa mengaku stres dengan
BACA JUGA:SMP PGRI Pagar Alam Siap Cetak Generasi Melek Teknologi
jumlah tugas dan ujian yang tinggi. Rasa jenuh dan tekanan akademik sering menjadi alasan munculnya penyesalan.
Di sisi lain, jurusan Psikologi sering disesali karena perbedaan antara ekspektasi dan kenyataan. Banyak mahasiswa
berharap bisa langsung bekerja sebagai psikolog profesional, padahal realitasnya membutuhkan pendidikan tambahan dan pengalaman praktik yang panjang.