Pemda Pilih Mengorbankan PPPK
Pemda Pilih Mengorbankan PPPK--
KORANPAGARALAMPOS.COM - Perang Iran versus Amerika Serikat-Israel berdampak pada krisis ekonomi global. Indonesia pun terkena dampaknya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan akan mengurangi belanja-belanja tidak produktif.
Seluruh instansi baik pusat maupun daerah diminta melakukan efisiensi anggaran.
Sayangnya, perintah Presiden Prabowo Subianto agar efisiensi untuk kegiatan tidak produktif dan sifatnya seremoni diterjemahkan salah di daerah.
BACA JUGA:Beri Kenyamanan Wisatawan Berkunjung, Polres Pagar Alam Intensifkan KRYD
BACA JUGA:12 Jam Terjebak, 3 Pendaki Berhasil Diselamatkan, Evakuasi Dramatis di Jalur Dempo
Pemda memangkas anggaran produktif seperti pendidikan. Anehnya, di tengah efisiensi itu ada gubernur yang beli mobil dinas seharga Rp 8 miliar.
Lebih menyedihkan, tidak sedikit pemda yang pilih merumahkan tenaga non-ASN, bahkan ASN PPPK jadi target.
Hal itu diawali oleh Kabupaten Donggala (Sulteng), Kabupaten Deli Serdang (Sumut), dan Kabupaten Tuban (Jawa Timur) yang tidak memperpanjang kontrak kerja sebagian PPPK.
Tahun ini, hal serupa bisa saja meluas mengingat cukup banyak yang selesai masa kontrak kerjanya.