Jalan Permukiman Rempasai Rusak dan Berlubang, Warga Minta Perbaikan
BERLUBANG: Jalan permunkiman di dusun rempasai yang sangat memprihatinkan.--doc/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kondisi jalan permukiman warga di Rempasai, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, kini memprihatinkan.
Jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat tersebut dipenuhi lubang dan kondisi gorong-gorong yang sudah tidak rata, sehingga membahayakan para pengendara baik roda dua maupun roda empat.
Salah seorang warga, Asbi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan.
Bahkan pada bagian gorong-gorong, permukaan jalan terlihat sangat kelok dan tidak rata sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. “Jalan permukiman warga ini sudah banyak lubang.
BACA JUGA:Fir'aun Baik
Apalagi di bagian gorong-gorong, jalannya sangat kelok sehingga pengendara harus berhati-hati saat melintas,” ujar Asbi.
Menurutnya, jalan tersebut dibangun sekitar tahun 2000 silam dan hingga kini kondisinya semakin memburuk. Kerusakan jalan semakin terasa terutama saat kendaraan melintas di bagian gorong-gorong yang sudah mulai mengeluk dan tidak rata.
Jalan sepanjang sekitar 350 meter dengan lebar 5 meter ini memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat setempat.
Selain menjadi akses utama warga, jalan tersebut juga digunakan untuk mengangkut berbagai hasil pertanian dari kawasan permukiman tersebut.
BACA JUGA:Siswi SDN 1 Pagar Alam Raih Juara III Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kota
Tak hanya itu, di wilayah permukiman Rempasai juga terdapat beberapa pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan. Warga setempat diketahui memproduksi berbagai kerajinan seperti niru, kinjar, hingga tempat tisu yang dipasarkan ke berbagai daerah.
Namun kondisi jalan yang rusak tentu menjadi kendala bagi kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Selain menghambat transportasi hasil pertanian dan produk kerajinan, kerusakan jalan juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Asbi mengungkapkan bahwa di sepanjang jalan tersebut, terutama di area gorong-gorong, sudah cukup sering terjadi kecelakaan yang dialami pengendara roda dua.
Permukaan jalan yang tidak rata serta lubang yang cukup dalam membuat pengendara mudah kehilangan keseimbangan. “Di bagian gorong-gorong ini sudah sering pengendara motor mengalami kecelakaan.