Takbiran

Takbiran--ilustrasi_net

Takbiran

Oleh : Ust. Muliadi Mangku Anom

KORANPAGARAALAMPOS.COM - Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Halo sahabat-sahabatku yang baik hati! Sudahkah kalian merasakan semangat dan kegembiraan menjelang Hari Raya Idul Fitri?

Pada kesempatan kali ini, saya ingin membahas mengenai fenomena yang terjadi pada malam takbiran dengan judul ceramah “Takbiran itu Berisik tapi Bikin Merinding, Kenapa Ya?”.

BACA JUGA:Ziarah Ziarah

Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita simak terlebih dahulu dalil dari Al-Qur’an Surah Al-Hajj ayat 27 yang menyatakan, “Dan umat manusia akan berkumpul di hadapan Kami pada hari Kiamat dengan warna-warna yang berbeda-beda.

Maka barangsiapa yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan mengatakan, ‘Ambillah kitabku, bacalah!”.

Dalam ayat tersebut, Allah SWT menyatakan bahwa pada hari kiamat nanti, setiap manusia akan bertanggung jawab atas amal perbuatannya di dunia.

Setiap orang akan mendapatkan kitabnya masing-masing yang berisi catatan baik buruknya amal perbuatannya di dunia.

BACA JUGA:Waspadai Kenaikan Harga Minyak Mentah

Kembali ke topik takbiran, mengapa kita merasa berisik tapi merinding saat mendengar suara takbiran? Pertama-tama, tentu saja karena takbiran merupakan bentuk ungkapan syukur kita kepada Allah SWT atas kemenangan kita dalam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Namun, selain itu, suara takbiran juga membuat kita merinding karena mengingatkan kita akan tanggung jawab kita di hadapan Allah SWT pada hari kiamat nanti.

Takbiran merupakan pengingat bagi kita untuk terus berusaha dalam beribadah dan melakukan amal saleh agar kita mendapatkan kitab yang baik di hadapan Allah SWT.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan