Tawa dan Canda dalam Menjalani Ibadah
Tawa dan Canda dalam Menjalani Ibadah--ilustrasi_net
Tawa dan Canda dalam Menjalani Ibadah
Oleh : Ust. Muliadi Mangku Anom
KORANPAGARALAMPOS.COM - Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Para jamaah yang saya hormati, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang puasa yang sering kali dianggap sebagai ibadah yang membosankan dan menyiksa.
Namun, sebenarnya puasa tidaklah selalu serius, karena dalam menjalani ibadah ini, kita juga bisa merasakan kebahagiaan dan keceriaan.
BACA JUGA:Petir Ngambek
Siapa bilang puasa itu serius? Puasa juga bisa lucu dan menghibur, seperti ketika kita menahan lapar dan haus, dan kemudian kita dibuat ngiler dengan aroma masakan yang menggoda.
Atau ketika kita ingin tidur siang, tapi perut malah bergoyang-goyang karena suara kereta lewat di depan rumah.
Bahkan ketika kita sedang jenuh atau lesu dalam beribadah, kita bisa menghibur diri dengan bercanda atau bersenda gurau dengan teman-teman atau keluarga.
Nah, sebagai bukti bahwa puasa juga bisa lucu dan menghibur, ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
BACA JUGA:KPK Terima Audit BPK
“Apabila tiba bulan Ramadhan, maka pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.
Maka seruan (dari Allah SWT) berbunyi: ‘Wahai orang yang beriman, pintu-pintu kebaikan dibukakan untukmu, dan pintu-pintu keburukan ditutup untukmu, dan setan-setan dibelenggu.
Dan pada setiap malam Allah memilih orang-orang yang akan diselamatkan dari neraka, lalu Dia berkata: ‘Hilangkanlah dosa-dosa mereka.'”