Petir Ngambek

Petir Ngambek--Tomy/Pagaralampos

Tentu ia ingin mengadukan nasibnya itu langsung ke Prabowo. Ia mungkin tidak menemukan jalan menuju istana. Juga tidak etis, masak dirut anak perusahaan menghadap presiden. Kan bisa secara pribadi? Mungkin ia juga tidak menemukan jalan menuju Hambalang.

BACA JUGA:Honda Revo 2026: Bocoran Desain Sporty, Fitur Baru, dan Perkiraan Harganya!

Maka ia putuskan: ngambek lewat media saja.

Ampuh.

Tukang khayal seperti Anda mungkin bisa berimajinasi apa saja yang terjadi setelah Presiden Prabowo tahu soal heboh pengunduran diri itu.

Tentu presiden tidak bisa seperti saya yang pura-pura tidak tahu bahwa istri sedang ngambek. Pun mungkin saja istrinya dulu tidak pernah ngambek.

Yang jelas, akhirnya Joao dipertahankan sebagai dirut PT Agrinas Pangan Nusantara. Bahkan mendapat pekerjaan yang luar biasa: menangani pengadaan seluruh bangunan kantor, gudang, dan gerai Koperasi Desa Merah Putih se-Indonesia.

BACA JUGA:Capek Ganti HP Tiap Tahun? Cek 6 HP Paling Awet 2026 dengan Performa Kencang: Investasi Pintar Agar Dompet

Termasuk pengadaan kendaraan truk, pikap dan akhirnya nanti setiap koperasi harus dilengkapi sepeda motor (simak Dismorning 26 Februari 2026 di channel YouTube DI's Way). Satu truk, satu pikap, satu sepeda motor. Sungguh peluang bisnis baru.

Saya pun akhir tahu: PT Agrinas Pangan Nusantara memang punya hubungan hukum dengan Koperasi Desa Merah Putih. Berarti bahwa Joao membeli mobil pikap sebanyak 105.000 dari India itu atas penugasan koperasi.

Maka ilmu manajemen dan bisnis harus memperbaiki teori-teorinya: mengapa selama ini tidak mengajarkan teori ngambek dalam literaturnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan