Takjil Sushi Jadi Primadona Ramadhan 2026
PRIMADONA: Sushi jadi primadona “War Takjil” Ramadhan 2026 yang diserbu pemburu Takjil.--Devi/Pagaralampos
KORANPAGARALAMPOS.COM - Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda setiap tahunnya.
Selain menjadi momen meningkatkan ibadah dan mempererat kebersamaan, tradisi berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa juga menjadi aktivitas yang paling dinanti masyarakat.
Menariknya, pada Ramadhan 2026 muncul tren baru yang langsung mencuri perhatian, yakni takjil sushi yang kini menjadi primadona di tengah fenomena “War Takjil”.
Di berbagai sudut kota, penjual takjil berlomba menghadirkan menu unik untuk menarik pembeli.
BACA JUGA:SD Negeri 5 Pagaralam Tebar Kepedulian Lewat Program Berbagi
Jika sebelumnya pasar Ramadhan identik dengan kolak, es buah, gorengan, atau kue tradisional, kini masyarakat mulai melirik menu modern yang lebih variatif.
Salah satu yang sukses menarik perhatian adalah lapak takjil sushi milik Tri, yang berlokasi di seberang MM STAR TL Jawa, tepatnya di samping Yadi Sticker.
Lapak sederhana ini justru ramai diserbu pembeli setiap sore menjelang berbuka. Konsep yang diusung Tri cukup berbeda dari pedagang takjil pada umumnya.
Ia menghadirkan menu bergaya Jepang yang dikemas sebagai hidangan berbuka puasa dengan harga ramah di kantong.
BACA JUGA:Wali Kota Pagar Alam Launching Program Makan Bergizi Gratis
Beberapa menu favorit yang ditawarkan antara lain dimsum original seharga Rp10.000 per 4 pcs, dimsum mentai Rp15.000 per 4 pcs, sushi Rp10.000 per 5 pcs, serta mochi manis dengan harga Rp5.000 per pcs. Harga yang terjangkau membuat menu ini diminati berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga keluarga yang mencari variasi menu berbuka.
Tidak hanya mengandalkan cita rasa, Tri juga mempermudah pelanggan dengan layanan pesan antar. Ojek stand by disediakan untuk memastikan pesanan dapat sampai dengan cepat, terutama bagi pembeli yang tidak sempat datang langsung ke lokasi.
Menurut Tri, ide berjualan takjil sushi muncul dari keinginannya menghadirkan sesuatu yang berbeda di bulan Ramadhan. Ia melihat peluang besar dari tren makanan kekinian yang semakin digemari masyarakat, terutama generasi muda.
BACA JUGA:Cetak Generasi Pemimpin Berakhlak Mulia