Google Advertisement Below

Fokus Pendidikan Kesetaraan dan Kemandirian Pangan

AUDIENSI: Mengambil tempat di Ruang Rapat Besemah III, Sekda Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin menerima audiensi Plt Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam Rivan Azwandi.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab Fitri Abidin, menerima audiensi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pagar Alam, Rivan Azwandi, di Ruang Rapat Besemah III Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Rabu (11/2).

Audiensi tersebut membahas rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan Lapas Kelas III Pagar Alam yang akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU).

Kerja sama ini difokuskan pada dua program prioritas, yakni Program Pendidikan Kesetaraan serta Program Kemandirian Pangan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Sekda Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan lapas.

BACA JUGA:Berpisah Istri

Menurutnya, pembinaan yang terarah diharapkan mampu membantu warga binaan memperoleh ijazah kesetaraan serta keterampilan produktif di bidang pertanian dan pengelolaan pangan.

“Melalui kerja sama ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan, tetapi juga dibekali keterampilan bercocok tanam yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kalapas Kelas III Pagar Alam, Rivan Azwandi, menyampaikan bahwa program tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Ia berharap dukungan Pemkot Pagar Alam dapat mempercepat implementasi kegiatan pembelajaran dan pengelolaan lahan pangan di dalam lingkungan lapas.

BACA JUGA:Lebih dari 300 Ribu Anak Mengalami Depresi

Melalui sinergi antara Pemkot Pagar Alam dan Lapas Kelas III Pagar Alam ini, kedua pihak optimistis pembinaan yang komprehensif mampu mendorong reintegrasi sosial warga binaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Nota kesepahaman direncanakan akan ditandatangani dalam waktu dekat setelah seluruh proses administrasi rampung.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google