Jakarta Malang

Jakarta Malang--Tomy/Pagaralampos

Mungkin juga mereka sudah menangkap sinyal bahwa presiden tidak hadir di acara itu. Anda, yang NU pun bisa membaca suasana kebatinan presiden yang lagi tidak mood untuk berada di tengah kemeriahan masa.

BACA JUGA:Polytron Fox 350, Maxi Skutik Listrik dengan Fitur Canggih, Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Maka acara di Malang nanti tidak mau seperti di Istora Senayan yang kecil –bukan di Gelora Bung Karno yang besar. Acara di Malang nanti di stadion sepak bola Gajayana –di pusat kota Malang. Hanya kurang dari satu kilometer dari Gereja Katedral Malang.

Sebagai antisipasi besarnya acara itu, 12 jalur jalan ditutup sepanjang Sabtu sampai Minggu siang. Karena itu misa Sabtu dan minggu pagi di Katedral itu ditiadakan.

Sebenarnya tetap boleh dilaksanakan tapi lokasi parkirnya sangat jauh. Gereja akhirnya memutuskan hanya menyelenggarakan dua misa: Minggu sore dan Minggu malam.

Sabtu siang masa NU dari berbagai daerah memang sudah berdatangan ke Malang. Diperkirakan lebih 100.000 orang. Data resmi yang masuk ke panitia kemarin pagi sudah 104.541.  

BACA JUGA:Samsung Galaxy A37 Terbaru 2026 Hadir dengan Upgrade Besar: Desain Makin Premium, Performa Lebih Ngebut!

Acaranya sendiri dimulai Sabtu malam. Bersalawat –memuliakan Nabi Muhammad dalam kalimat-kalimat berbagai irama. Tepat tengah malam, pukul 00.00, diadakan khataman Quran –membaca Quran sampai tamat– sebanyak 999 kali: biasanya waktunya sangat cepat karena dilakukan secara borongan oleh ribuan orang.

Dini hari dilakukan salat malam sampai menjelang subuh. Acara inti dilakukan setelah salat subuh itu: Presiden Prabowo hadir dan memberi sambutan. Pukul 08.00, Minggu, sudah selesai.

Presiden Jokowi hadir di acara HUT 100 Tahun NU –versi tahun Hijriah– dua tahun lalu. Di Sidoarjo. Macet total –pun di jalan tol. Pesta. Meriah. Penuh kenangan indah. Juga kenangan politik dan ekonomi: NU dapat konsesi tambang batu bara.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan