Stres Debanking
Stres Debanking --Tomy/Pagaralampos
Carney dinilai lebih menggunakan hitungan daripada emosi. Maka ketika Trump menginginkan Kanada jadi provinsi Amerika yang ke-51, Carney tidak mencak-mencak. Pun ketika Trump selalu menyebut Carney hanya sebagai Gubernur Kanada. Wajahnya tetap kalem.
Carney sampai sabar menanti selama delapan bulan. Setelah itu barulah Carney ambil kesimpulan: Amerika tidak bisa diandalkan lagi. Carney pun ke Beijing. Ia menyepakati perdagangan bilateral dengan angka yang fantastis: tujuh miliar dolar.
Carney langsung dapat jalan keluar untuk menolong petani canola Kanada. Ia juga sudah punya jalan keluar untuk menyalurkan kelebihan minyak dan gasnya: Tiongkok dan India jadi pembelinya.
Kanada memang masih pusing dengan produk baja dan aluminium. Selama ini 80 persen ekspor baja dan aluminium Kanada ke Amerika. Bahkan industri baja dan aluminium Kanada itu sebenarnya sudah menyatu dengan industri terkait baja di Amerika.
Apa reaksi Trump atas meroketnya nama Carney di seluruh dunia? "Kanada itu selama ini bisa hidup karena dihidupi Amerika," ujar Trump. "Lain kali kalau Carney pidato harus ingat itu", tambahnya.
Bahkan sebenarnya lebih dari itu. Carney sendiri tidak akan terpilih jadi perdana menteri Kanada bukan karena Trump. Anda masih ingat: gara-gara orang Kanada gemes pada Trump maka mereka memilih Carney sebagai pemimpin negara. Ia ekonom handal. Dinilai bisa mengatasi kesulitan akibat tarif tinggi yang dikenakan Trump.
Perkembangan terakhir: Trump masih tetap 'gila'. Ia justru akan mengenakan tarif bea masuk 100 persen untuk Kanada. Itu kalau Carney ngotot meneruskan hubungan dagang dengan Tiongkok.
Begitu panas hubungan dua tetangga terdekat ini. Sama-sama negara maju. Sama-sama negara kampiun demokrasi. Sama-sama kulit putih. Bisa begitu.
Saya khawatir: jangan-jangan Trump memutuskan untuk menghilangkan tress debanking, krisis obligasi dan Carney-nya dengan cara mendadak menyerang Iran.