Chery Bikin Geger! Mobil Listrik Solid-State Pertama Diklaim Tembus 1.500 Km
Chery mobil listrik jarak tempuh 1500 km,-Pagaralampos -Kolase
KORANPAGARALAMPOS.COM - Industri otomotif global dibuat heboh setelah Chery mengumumkan rencana peluncuran mobil listrik pertamanya yang menggunakan teknologi solid-state battery pada 2026.
Teknologi baterai generasi baru ini diklaim mampu menghadirkan jarak tempuh hingga 1.500 kilometer dalam sekali pengisian, sebuah angka yang jauh melampaui mobil listrik konvensional saat ini.
Solid-state battery dianggap sebagai “holy grail” dalam dunia kendaraan listrik, berbeda dengan baterai lithium-ion yang masih menggunakan cairan elektrolit, baterai solid-state memakai material padat yang lebih stabil, aman, dan efisien.
Chery menjadi salah satu pabrikan pertama yang berani membawa teknologi ini ke tahap produksi massal.
BACA JUGA: Yamaha Vega Force 2026, Evolusi Vega yang Irit, Bandel, dan Siap Kerja Keras, Ini Keunggulannya!
Menurut informasi yang beredar, mobil listrik solid-state Chery akan mengusung platform EV generasi baru yang dirancang khusus untuk efisiensi energi maksimal.
Kepadatan energi baterainya jauh lebih tinggi, memungkinkan ukuran baterai lebih ringkas namun menyimpan daya yang jauh lebih besar. Inilah yang membuat klaim jarak tempuh 1.500 km menjadi masuk akal secara teknologi.
Tak hanya unggul dari sisi jarak tempuh, baterai solid-state milik Chery juga diklaim memiliki waktu pengisian daya yang lebih cepat, risiko panas berlebih yang jauh lebih rendah, serta umur pakai yang lebih panjang.
Hal ini berpotensi menghilangkan dua kekhawatiran utama konsumen mobil listrik: jarak tempuh terbatas dan degradasi baterai.
BACA JUGA: Toyota Innova Terbaru 2026 Resmi Andalkan Varian Bensin dan Hybrid EV, Ini Spek dan Keunggulannya!
Dari sisi performa, mobil listrik solid-state Chery disebut-sebut akan menawarkan akselerasi instan khas mobil listrik, namun dengan efisiensi daya yang lebih stabil di berbagai kondisi berkendara.
Teknologi manajemen energi cerdas juga disematkan untuk memastikan distribusi tenaga tetap optimal tanpa mengorbankan kenyamanan.
Langkah berani Chery ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Tiongkok semakin serius memimpin inovasi kendaraan listrik global.
Jika realisasi produksi berjalan sesuai rencana, Chery berpotensi menyalip sejumlah merek besar yang selama ini masih berada di tahap riset solid-state battery.