Anomali Iran
Anomali Iran --Tomy/Pagaralampos
Anomali Iran
Oleh: Dahlan Iskan
KORANPAGARALAMPOS.COM - Saya mati kutu: tujuh kenalan saya yang tinggal di Iran sulit dihubungi. Kiriman WA saya tidak terjawab: centang satu. Berarti benar: internet di sana sedang diblokade oleh pemerintahnya.
"Jangankan internet. Starlink-nya Elon Musk saja berhasil diblokade," ujar Dr Muhsin Labib, tokoh nomor satu syiah di Indonesia.
BACA JUGA:Gamelan: Warisan Nada Nusantara yang Mendunia
Elon memang mengumumkan: untuk warga Iran bisa menggunakan Starlink. Semua warga Iran tidak usah bingung. Tidak dapat internet bisa langsung ke satelit. Pakai Starlink. Gratis.
Langkah Starlink seperti itulah yang memperjelas adanya campur tangan Amerika di Iran. Agar rakyat Iran berontak. Dan itu sudah terjadi. Demo besar-besaran meledak di Teheran. Juga di kota-kota besar lainnya.
Foto-foto yang dilansir media Barat menunjukkan besarnya demonstrasi itu. Bahkan seorang warga Iran di Jakarta –seperti Anda baca di medsos– memastikan yang terjadi bukan lagi demo. Itu sudah revolusi.
Kalau saja internet tidak diblokade bisa jadi demo itu memang bisa meningkat: jadi revolusi.
BACA JUGA:Spesifikasi Alva Cervo: Motor Listrik dengan Kecepatan 103 Km/Jam dan Kredit Tanpa DP!
Tapi pemerintah Iran ambil langkah keras. Seperti Tiongkok di Hong Kong. Setelah Iran tanpa internet kita tidak tahu lagi apa yang terjadi di sana.
Kemampuan Iran memblokade Starlink menandakan all out –yang pemerintah dalam menangani gerakan itu.
Yang jelas tidak ada kabar bahwa Iran sudah runtuh.
Memang setelah Amerika berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro negara-negara di seluruh dunia seperti tidak ada artinya. Dunia hanya bisa kagum dengan skenario penangkapan itu.