Bintang 2025
Bintang 2025--Tomy/Pagaralampos
BACA JUGA:Presiden Hadirkan Tayangan Piala Dunia 2026
Ibarat petani ia bisa mencangkul, membajak, menyemai benih, menanam, memanen, menggilingnya jadi beras, memasaknya jadi nasi, sekaligus mampu menjual nasi itu.
Kalau yang ia buat kapal selam konvensional mungkin tidak tercipta sejarah baru. Yang ia buat di PT PAL adalah kapal selam era baru: kapal selam tanpa awak atau kapal selam autonomous (KSOT).
Biaya produksinya pun menjadi sangat murah. Biaya membuat satu kapal selam konvensional bisa untuk memproduksi 30 kapal selam tanpa awak made in Kaharuddin.
Tahun depan, dimulai lusa, PT PAL akan memproduksi 30 kapal selam tanpa awak. Produk pertamanya sudah selesai diuji coba Oktober lalu. Sukses.
BACA JUGA:Beckham Putra Kirim Sinyal Bahaya
Termasuk ketika meluncurkan senjata torpedo ke sasaran tembak di bawah permukaan air.
Kementerian Pertahanan mencatat sejarah baru dalam industri pertahanan nasional melalui peluncuran dan uji coba torpedo Kapal Selam Otonomous (KSOT) di Koarmada II, Surabaya, Kamis (30/10).--Kementerian Pertahanan
Bayangkan: tiba-tiba saja Indonesia punya 30 kapal selam. Siapa yang mengira. Negara konsumen ini bisa menjadi produsen.
Dengan 30 kapal selam praktis semua ''pintu masuk'' perairan Indonesia bisa dijaga oleh kapal selam bertorpedo.
BACA JUGA:Arsenal Bantai Aston Villa 4-1
Di produk pertama yang saya lihat itu, satu kapal selam membawa empat torpedo. Dua di kanan, dua di kiri. Di produksi selanjutnya, satu kapal selam bisa membawa delapan torpedo. Torpedonya pun buatan PAL sendiri.
Kapal selam tanpa awak itu bisa diparkir di bawah laut berbulan-bulan. Tanpa perlu mengapung. Tidak perlu takut kehabisan oksigen. Atau kehabisan bahan pangan. Tidak ada manusia di dalamnya. Mata dan telinga di kapal itu semuanya artificial intelligence.
Tenaga di kapal itu mengandalkan baterai. Tidak perlu takut low bat. Kalau isi baterainya berkurang bisa di-charging di bawah laut. Charging terjadi otomatis setiap saat diperlukan.
BACA JUGA:Honda Motor Cepat Panas Saat Macet, Pengguna Temukan Manfaat Pendingin Mesin Tambahan