Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Sebanyak 15 kelompok tani dari tiga kecamatan di Kota Pagar Alam mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Brigade Pangan yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional penguatan ketahanan pangan yang diinisiasi Kementerian Pertanian.

Program Brigade Pangan sendiri dirancang sebagai motor penggerak sektor pertanian untuk mendorong kemandirian dan swasembada pangan.

BACA JUGA:Pastikan Keabsahan Data Pemilih, Bawaslu Pagar Alam Lakukan Verifikasi Acak

Melalui penguatan kapasitas petani, pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan), serta penerapan teknologi modern, Brigade Pangan diharapkan menjadi poros utama pengembangan pertanian di tingkat lapangan.

Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Pagar Alam yang diwakili Kabid Sarana dan Prasarana (Sapras), Zulhadi, didampingi Kepala BPP Atung Bungsu, Agustomo.

Dalam sambutannya, Zulhadi menegaskan bahwa program ini sejalan dengan prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya percepatan swasembada pangan.

“Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan indeks pertanian dan pemanfaatan inovasi teknologi,” ujarnya.

BACA JUGA:Jelang Dempo Run 2025, Kawasan Alun-Alun Utara Pagaralam Ditertibkan

Ia juga menekankan pentingnya kelembagaan Brigade Pangan yang solid, dengan struktur organisasi yang jelas dan peran kolektif yang kuat.

Selama Bimtek angkatan I tahap III, peserta menerima berbagai materi strategis, mulai dari kebijakan swasembada pangan, teknik budidaya padi dan penentuan jadwal tanam, model bisnis dan analisis usaha tani, literasi keuangan, hingga manajemen pengelolaan alsintan dan tata kelola kelembagaan.

Materi ini disusun untuk memperkuat kemampuan teknis, manajerial, dan kelembagaan para petani agar Brigade Pangan dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Seruan Tobat Ekologi Menggema

Zulhadi juga mendorong keterlibatan generasi muda dan petani milenial sebagai energi baru dalam pembangunan pertanian modern berbasis inovasi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan