Nikmat Karina

Nikmat Karina--Tomy/Pagaralampos

BACA JUGA:Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Sumsel

Ia datang bersama istri --asal Lahat, dekat Palembang. Alumnus teknik sipil ITB Bandung. Mereka bertemu di umur yang sama saat sama-sama bertugas di Aceh. Jodoh tidak lari ke mana. Hanya sama-sama lari sejauh ke Aceh.

Begitu bertemu dengannya saya terpana: sama sekali tidak terlihat ia baru saja sembuh dari sakit kanker di tahap gawat. Jalannya tegap --tinggi sekitar 170 cm. Wajahnya segar. Banyak senyum.

Istrinya pakai jilbab hitam. Sang istrilah yang rupanya pemegang seluruh data penyakit suami. Juga data berbagai pengobatan yang pernah dilakukan.

BACA JUGA:Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Sumsel

Semua ada di HP sang istri. Kami pun ngobrol bertiga --ups, berempat dengan HP itu.

Ternyata ia sudah berobat ke mana-mana --sebelum akhirnya bertemu teknologi sel-T di klinik Karina.

Saya kagum dengan optimisme dan kegigihan Bonek satu ini dalam melawan penyakit. Anda benar: di balik perlawanan kanker ada istri hebat yang ikut melawan di belakangnya.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan