Tekan Inflasi, Dukung Swasembada Pangan
Tekan Inflasi, Dukung Swasembada Pangan --ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Dalam upaya mendukung swasembada pangan sekaligus menekan inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Selatan dan Kelompok Tani Air Lawu menggelar panen raya bawang merah di Gunung Agung Pauh, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Sabtu (15/11).
Panen raya ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, bersama jajaran Forkopimda, sebagai tindak lanjut dari program kolaboratif antara BI Perwakilan Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumsel, dan Pemkot Pagar Alam melalui Dinas Pertanian.
Program tersebut diawali dengan penanaman simbolis bibit bawang merah bersama Kelompok Tani Air Lawu pada Agustus 2025 lalu.
BACA JUGA:SMK Unggulan Muhammadiyah Pagar Alam Mulai Buka SPMB 2026/2027
Dalam sambutannya, Wawako Hj. Bertha menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan program strategis nasional yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.
“Kota Pagar Alam menjadi salah satu daerah yang aktif mengimplementasikan program ini.
Tentu ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kita untuk mewujudkan kedaulatan pangan daerah,” ujar Wawako.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BI Perwakilan Sumsel atas sinergi, kepedulian, dan komitmen dalam mendukung pertumbuhan sektor riil serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Universitas Lembah Dempo dan Universitas Sriwijaya Gelar International Visit Delegation
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan sektor pertanian membutuhkan dukungan lintas lembaga.
“Program ini sejalan dengan visi pembangunan pertanian berkelanjutan, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat daya saing komoditas lokal di pasar nasional maupun internasional,” pungkas Wawako.
Panen raya ini diharapkan semakin mendorong produktivitas bawang merah di Kota Pagar Alam serta menjadi langkah konkret dalam menstabilkan harga pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat petani.