Bakso Malang, Hangatnya Kaldu yang Lebih dari Sekadar Mengusir Dingin

Bakso Malang, Hangatnya Kaldu yang Lebih dari Sekadar Mengusir Dingin--

KORANPAGARALAMPOS.COM- Tak ada yang lebih menggoda di sore hari selain semangkuk bakso Malang yang mengepul di meja.

Aromanya yang harum langsung menusuk hidung, mengundang rasa lapar bahkan sebelum sendok menyentuh mangkuk.

Kuah kaldunya bening tapi kaya rasa, hasil rebusan tulang sapi yang dimasak perlahan hingga keluar sarinya.

Setiap suapan bukan hanya menghangatkan tenggorokan, tapi juga membawa rasa nyaman yang sulit dijelaskan.

BACA JUGA:Kesegaran Es Selendang Mayang, Kuliner Tradisonal Betawi yang Telah Jarang Dijumpai

Bakso Malang punya ciri khas yang membuatnya berbeda dari bakso daerah lain di Indonesia.

Di dalam satu mangkuk, ada bakso urat, bakso halus, tahu isi daging, dan pangsit goreng yang renyah.

Kuahnya gurih tanpa berlebihan, berpadu dengan sambal pedas dan sedikit kecap yang memperkaya rasa.

Sensasi itu membuat siapa pun sulit berhenti, bahkan setelah mangkuknya nyaris kosong.

BACA JUGA:Inilah Makanan Khas Suku Nias, Warisan Kuliner Yang Wajib Dicoba!

Di kota asalnya, Malang, bakso bukan sekadar makanan, tapi bagian dari identitas warga.

Warung bakso bisa ditemukan di setiap sudut jalan, dari pedagang gerobak hingga kedai besar.

Suara pentol yang dicelup ke kuah panas menjadi irama khas sore hari di kota berhawa sejuk itu.

Dan tak peduli dari mana datangnya, semua orang sepakat bahwa bakso Malang selalu punya tempat di hati.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan