Ayam Cincane Samarinda, Warna Merah Menggoda dari Dapur Tradisi

Ayam Cincane Samarinda, Warna Merah Menggoda dari Dapur Tradisi--

KORANPAGARALAMPOS.COM - Ada alasan mengapa ayam cincane selalu menjadi hidangan istimewa di Samarinda.

Warna merahnya yang menggoda berpadu dengan aroma rempah yang langsung membangkitkan selera.

Hidangan ini sering menjadi sajian utama dalam acara besar seperti pernikahan dan syukuran.

Bagi masyarakat setempat, ayam cincane adalah simbol kemewahan rasa dari dapur tradisional.

BACA JUGA:Inilah Makanan Khas Suku Nias, Warisan Kuliner Yang Wajib Dicoba!

Ayam cincane dimasak dengan bumbu lengkap seperti kemiri, jahe, dan serai.

Semua bahan dihaluskan lalu ditumis hingga harum sebelum dicampur santan dan kecap.

Ayam dimasak perlahan hingga bumbunya meresap dan menghasilkan warna merah kecokelatan.

Hasil akhirnya lembut, gurih, dan manis gurih yang berpadu sempurna di lidah.

BACA JUGA:Bajigur: Minuman Ikonik yang Menjadi Simbol Kuliner Sunda. Ini Resep Bikinnya di Rumah

Aroma ayam cincane menyebar bahkan sebelum hidangan disajikan di meja makan.

Itulah yang membuat siapa pun sulit menolak godaannya saat masih di dapur.

Kelezatannya tidak hanya dari bumbu tapi juga dari proses memasak yang penuh perhatian.

Setiap langkah dilakukan perlahan dengan rasa hormat pada resep warisan leluhur.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan