Hati-Hati, Robot Mulai Gantikan Pekerjaan Ini – Sudah Saatnya Kita Siap-Siap!
Hati-Hati, Robot Mulai Gantikan Pekerjaan Ini – Sudah Saatnya Kita Siap-Siap!--
KORANPAGARALAMPOS.COM - Di masa lalu kita mengandalkan otot untuk bekerja sekarang kita bersaing dengan otak buatan yang tidak pernah lelah dan tidak pernah minta gaji per bulan.
Robot tidak lagi sebatas mesin pabrik yang memutar baut atau menyusun barang di jalur perakitan tapi telah masuk ke wilayah pekerjaan manusia yang selama ini dianggap eksklusif.
Dari pekerjaan administrasi hingga analis keuangan dari layanan pelanggan hingga sopir truk semua mulai tergeser oleh kecanggihan teknologi dan algoritma yang terus berkembang.
Pertanyaan yang sederhana namun menohok apakah pekerjaan Anda cukup manusiawi untuk bertahan dari serangan kecerdasan buatan atau justru sedang menunggu giliran untuk punah.
BACA JUGA:Bikin Betah di Rumah dengan Robot Hewan Peliharaan yang Bisa Tunjukkan Perasaan
Beberapa tahun lalu kita masih merasa aman karena berpikir hanya pekerjaan kasar yang akan digantikan oleh mesin tapi hari ini bahkan pekerjaan kantoran pun mulai tidak aman.
Robot kini bisa mengetik laporan menyusun strategi pemasaran bahkan menulis artikel seperti ini dengan gaya bahasa yang bisa meniru siapa pun hanya dalam hitungan detik.
Jika Anda bekerja dengan pola yang bisa ditebak dan berulang maka pekerjaan Anda adalah target utama untuk otomatisasi dan bukan tidak mungkin akan dihapus dari daftar gaji perusahaan.
Yang mengejutkan adalah banyak dari kita tidak menyadari bahwa pekerjaan kita telah digantikan pelan pelan dan hanya tinggal menunggu waktu sebelum diganti sepenuhnya.

Hati-Hati, Robot Mulai Gantikan Pekerjaan Ini – Sudah Saatnya Kita Siap-Siap!--
Sopir ojek dan taksi kini mulai bersaing dengan kendaraan otonom yang sedang diuji di berbagai negara termasuk Indonesia yang juga tidak ingin tertinggal dalam revolusi ini.
Layanan pelanggan yang dulu ditangani manusia sekarang banyak diambil alih chatbot yang bisa menjawab ratusan pertanyaan secara bersamaan tanpa salah tanpa lelah dan tanpa cuti.
Akuntan dan auditor bahkan mulai tergantikan oleh software yang bisa menghitung lebih cepat menganalisis lebih tepat dan mendeteksi kejanggalan data lebih akurat dari manusia.
Bahkan dokter pun tidak kebal banyak rumah sakit di dunia mulai menggunakan AI untuk diagnosis awal membaca hasil rontgen dan merekomendasikan pengobatan berdasarkan data.