Simbol Keakraban; Asal-usul Lontong Balap yang Populer di Jawa Timur

Sejarah lontong balap khas Surabaya dan simbol keakraban dalam kesederhanaan--Net

KORANPAGARALAMPOS.COM - Nama lontong balap berasal dari penjual yang membawa wadah berbentuk gentong saat membawa dagangannya.

Mereka bergerak cepat agar para pembeli tidak meninggalkan mereka, sehingga itu tampak seperti mereka sedang berlomba.

Terkait dengan penggunaan lontong dalam menu sarapan yang menggoda selera, ada banyak sumber sejarah yang menjelaskan tentang asal-usul lontong yang sangat terhubung dengan masyarakat Indonesia.

Beberapa menyatakan bahwa lontong dan ketupat mulai ada dan menjadi populer ketika ajaran Islam diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga.

BACA JUGA:Lontong Kari Sapi Gurih dan Spesial, Resep Warisan Keluarga!

Karena pembuatan ketupat memerlukan keterampilan tertentu, masyarakat pada waktu itu mulai menggunakan daun pisang sebagai pengganti daun kelapa muda agar lebih mudah saat membungkusnya.

Ada juga yang berpendapat bahwa lontong adalah hasil kombinasi budaya Betawi dan Tiongkok, sehingga lahirlah hidangan bernama Lontong Cap Go Meh saat perayaan Imlek.

Terlepas dari asal-usulnya, setiap sajian lontong memiliki ciri khas berbeda karena tekstur padat dan sedikit kenyal di setiap suapannya.

Lontong Balap dan Prinsip Kesederhanaan

BACA JUGA:Menyelami Kelezatan Lontong Sayur Hidangan Tradisional Khas Indonesia!

Mirip dengan sifat sederhana dan lugas orang Surabaya, lontong balap hanya berarti lontong yang dijual dalam wadah menyerupai gentong, diangkut oleh penjual yang bergerak cepat agar tidak kehilangan pembeli.

Aktivitas ini menjadi identik dengan makanan tersebut dan menghasilkan nama lontong balap.

Itulah cara berpikir orang Surabaya yang sederhana dan jelas, yang terlihat jelas pada nama kuliner yang lezat untuk sarapan ini.

Salah satu ciri khas lontong balap adalah lentho. Lentho dibuat dari kacang yang direndam dengan rempah-rempah sepanjang malam, lalu ditumbuk, dibentuk dengan tangan, dan digoreng.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan