Bukan Cuma Aus! Ini Penyebab Lain V-Belt Motor Putus, Cara Menghindari, dan Konsekuensinya
Bukan Cuma Aus! Ini Penyebab Lain V-Belt Motor Putus, Cara Menghindari, dan Konsekuensinya-NET-
KORANPAGARALAMPOS.COM - V-belt, adalah komponen krusial pada motor matic yang berfungsi sebagai penghubung antara puli depan (primer) dengan puli belakang (sekunder) untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda.
Jika V-belt sering putus, ini bisa jadi indikasi masalah serius yang perlu segera ditangani.
Penyebab V-Belt Motor Sering Putus
Ada beberapa faktor utama yang bisa membuat V-belt motor matic Anda sering putus:
BACA JUGA:Kampas Kopling Motor Cepat Aus, Ini Dia Biang Keladinya!
Usia Pakai V-Belt Habis: Sama seperti komponen lainnya, V-belt memiliki masa pakai. Umumnya, V-belt disarankan untuk diganti setiap 20.000 hingga 40.000 km atau sekitar 2 tahun pemakaian, tergantung kondisi penggunaan.
Jika sudah melewati batas ini, material karetnya akan mengeras, retak, dan akhirnya putus karena kelelahan material.
Kualitas V-Belt Buruk atau Palsu: Penggunaan V-belt imitasi atau kualitas rendah bisa jadi penyebab utama. V-belt palsu seringkali terbuat dari bahan yang tidak sesuai standar, sehingga tidak tahan terhadap gesekan dan suhu tinggi di dalam CVT. Selalu gunakan V-belt original (OEM) sesuai rekomendasi pabrikan motor Anda.
BACA JUGA:Ganti Kampas Kopling Motor Sendiri, Hemat Biaya, Makin Paham Kendaraan, Begini Caranya!
Pulley Seret atau Rusak:
Gemuk (Grease) Kering: Pulley depan atau belakang yang seret karena gemuknya kering atau sudah kotor menyebabkan V-belt bekerja lebih keras dan bergesekan lebih kuat. Ini mempercepat keausan dan retaknya V-belt.
Pulley Bengkok/Oblok: Pulley yang tidak rata atau oblak akan membuat V-belt berputar tidak stabil, menciptakan tekanan tidak merata yang bisa merusak V-belt.
Roller Peyang/Aus: Roller yang sudah peyang atau aus membuat pergerakan V-belt tidak mulus di dalam rumah roller, sehingga V-belt bekerja di luar spesifikasi dan cepat rusak.
BACA JUGA:Lampu Motor Redup, Pertanda Apa? Bongkar Penyebabnya Agar Riding Tetap Aman