Nikmati Perjalanan Bebas Guncangan, Panduan Membuat Suspensi Mobil Lebih Empuk
Nikmati Perjalanan Bebas Guncangan, Panduan Membuat Suspensi Mobil Lebih Empuk-Net.-
BACA JUGA:Mobil Tersendat-sendat? Jangan Panik, Ini Biang Keroknya yang Wajib Kamu Tahu
Periksa dan Sesuaikan Tekanan Ban:
Tekanan ban yang terlalu tinggi adalah penyebab umum suspensi terasa keras. Ban yang terlalu keras akan minim fleksibilitas dan langsung meneruskan getaran dari jalan ke suspensi.
Solusi: Sesuaikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan mobil, yang biasanya tertera di stiker pada pilar pintu pengemudi atau di tutup tangki bensin.
Jangan mengisi ban terlalu penuh. Tekanan ban yang tepat tidak hanya membuat suspensi terasa lebih empuk, tetapi juga meningkatkan traksi dan efisiensi bahan bakar.
BACA JUGA:Kopling Anti Selip, Rahasia Menurunkan Gigi Mobil Manual Tanpa Membuat Mesin Meraung
Gunakan Ukuran Pelek (Velg) yang Lebih Kecil dengan Profil Ban Lebih Tebal:
Pelek besar dengan ban profil tipis memang terlihat sporty, tetapi mengurangi bantalan karet antara jalan dan pelek.
Solusi: Pertimbangkan untuk menggunakan pelek dengan ukuran diameter yang lebih kecil (misalnya dari R17 ke R16) dan ban dengan profil yang lebih tebal.
Profil ban yang tebal (rasio aspek tinggi, misalnya 205/65 R15 dibandingkan 205/45 R17) memiliki lebih banyak karet yang bisa meredam guncangan sebelum mencapai suspensi.
BACA JUGA:Kampas Rem Menipis Bikin Rem Mobil Sulit Diinjak? Ini Solusinya
Periksa Komponen Kaki-Kaki Lain:
Kadang, kekerasan suspensi bukan hanya dari per atau sokbreker, melainkan dari komponen kaki-kaki yang sudah aus atau rusak.
Solusi: Periksa bushings (karet-karet bushing) pada arm suspensi, stabilizer bar, atau mounting shock.
Jika karet-karet ini sudah getas atau pecah, mereka tidak dapat meredam getaran dengan baik dan membuat suara berdecit atau gluduk. Mengganti komponen yang aus dengan yang baru dapat mengembalikan kenyamanan.