Siapakah Bangsa Asyur? dimana Mereka sekarang?

Siapakah Bangsa Asyur? dimana Mereka sekarang?-pagaralampos-kolase

Banyak di antara mereka mengidentifikasi diri sebagai Asyur, Siria, Kaldea, atau Aram sesuai latar geografis dan keyakinan agama.

Bahasa asli mereka, Neo-Aram, masih digunakan dan dibagi dalam dua varian utama yaitu Suret dan Turoyo. 

BACA JUGA:Menguak Sejarah Kerajaan Kutaringin di Istana Kuning Kalimantan Tengah

Bahasa ini merupakan salah satu bahasa tertulis dan lisan tertua yang masih digunakan secara aktif hingga kini.

Bangsa Asyur salah satu komunitas Kristen tertua di dunia karena mayoritas Asyur modern memeluk agama Kristen, seiring dengan bangsa Yahudi, Armenia, dan Yunani. 

Di masa lampau, mereka menyembah banyak dewa, dengan Dewa Assur sebagai dewa utama.

Warisan mereka di bidang seni, arsitektur, dan sastra juga tak kalah mengesankan. 

BACA JUGA:Lezat dan Bersejarah! Ini dia 6 Hidangan Khas Atambua yang Masih Dilestarikan

Peninggalan seperti perpustakaan Raja Ashurbanipal di Niniveh, kanal dan akuaduk buatan, serta relief batu yang menggambarkan peperangan dan ritual, menjadi bukti peradaban maju yang pernah mereka bangun.

Bangsa Asyur mungkin telah kehilangan tahtanya di panggung kekuasaan dunia, namun mereka tetap hidup sebagai warisan budaya yang mengakar dalam sejarah dan peradaban manusia.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan