Ajak Seluruh Elemen Perangi Narkoba

SOSIALISASI: Petugas BNN – Badan Kesbangpol Pagar Alam gencar lakukan sosialisasi ‘IKAN BERSINAR’ dengan menjangkau ke Sekolah-sekolah.--pagaralam pos

KORANPAGARALAMPOS.COM – Dalam upaya memperkuat edukasi pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pagar Alam bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pagar Alam menggelar kegiatan Sosialisasi Program IKAN BERSINAR (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba Bersih Narkoba) di sekolah, belum lama ini.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMA, guru, dosen, mahasiswa, serta perwakilan dari lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat.

Program IKAN BERSINAR sendiri merupakan langkah inovatif yang bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai edukasi anti narkoba ke dalam kurikulum dan aktivitas keseharian di sekolah.

Ketua Tim P2M BNN Kota Pagar Alam, Sri Agustini, MKM, dalam paparannya menekankan bahwa sekolah merupakan tempat paling strategis untuk membangun kesadaran sejak dini.

“Program ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga wujud nyata memasukkan nilai-nilai anti narkoba ke dalam pelajaran dan kegiatan sehari-hari,” jelasnya.

Ia juga mengajak keterlibatan semua pihak – dari guru, orang tua, siswa, hingga OSIS dan BEM – untuk menjadi role model dalam membentuk lingkungan yang bersih dari narkoba.

Sosialisasi ini juga menghadirkan sejumlah rekomendasi praktis yang dapat diterapkan di sekolah, seperti pemutaran Mars BNN setiap pagi, pengadaan mading bertema anti narkoba, hingga pelatihan konseling untuk mendeteksi gejala awal penyalahgunaan zat terlarang.

BACA JUGA:Bikin Cepat Selesai! Trik Jitu Memasang Roda Mobil Agar Aman di Jalan

Sementara itu, Koni Azbaldo, S.I.Kom, selaku Pamong Pemerintahan Kesbangpol Kota Pagar Alam, menyambut positif antusiasme peserta dan berharap sekolah benar-benar mengimplementasikan hasil sosialisasi.

“Kami ingin ini tidak berhenti sebagai seremoni. Minimal, ada langkah awal seperti edukasi ringan dan aktivitas rutin bertema anti narkoba,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif, yang mengungkap tantangan seperti keterbatasan anggaran untuk tes urine massal dan kurangnya pemahaman siswa tentang jenis-jenis zat adiktif.

Namun, seluruh peserta sepakat: edukasi berkelanjutan adalah kunci menciptakan sekolah yang bersih dari narkoba. (Cg09)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan