Pagar Alam Siap Naik Peringkat Kota Layak Anak
Pagar Alam Siap Naik Peringkat Kota Layak Anak--Pagaralam Pos
Pemerintah Kota Pagar Alam terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) dalam rangka Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025, Selasa (20/5/2025), bertempat di Ruang Rapat Besemah Satu, Sekretariat Pemkot Pagar Alam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi nasional oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI, untuk menilai sejauh mana pemerintah daerah mengimplementasikan kebijakan dan program yang menjamin pemenuhan hak serta perlindungan anak di wilayahnya.
BACA JUGA:Dinas PUTR Pagar Alam Gelar Bimtek Aplikasi Cortek
Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh KemenPPPA kepada Kota Pagar Alam untuk mengikuti tahap verifikasi ini.
"Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya verifikasi lapangan oleh tim independen bersama tim asisten deputi KemenPPPA RI. Ini menjadi bukti nyata bahwa kita dipercaya dan diapresiasi atas upaya yang telah kita lakukan," ujarnya.
Ludi juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah kota berkomitmen penuh terhadap pelaksanaan program Kota Layak Anak, mulai dari proses penilaian, verifikasi, hingga administrasi.
BACA JUGA:Anak-anak Investasi Masa Depan Bangsa
Ia juga mengajak seluruh OPD dan stakeholder yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA untuk menyajikan data dan informasi yang akurat sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
"Harapan kami, tahun ini Pagar Alam bisa naik peringkat dari predikat Pratama yang pernah kita raih, menuju kategori yang lebih tinggi sesuai standar penilaian KLA nasional," tambahnya.
Verifikasi lapangan ini menjadi tahapan penting dalam memastikan bahwa berbagai program ramah anak benar-benar terlaksana di Pagar Alam.
Dengan sinergi kuat lintas sektor, Pagar Alam optimistis bisa meraih pengakuan lebih tinggi sebagai Kota Layak Anak tahun 2025. (Adv)