"Tembak Dulu, Bidik Kemudian"!
"Tembak Dulu, Bidik Kemudian"!--Net
Kesan, Trump lebih membela Presiden Rusia Vladimir Putin. Lebih tertarik dengan proposal Putin. Ditambah desakan, Presiden Zvonymyr Zelensky, agar menerima kehendak Putin. Telah berujung "debat sengit" Trump-Zelensky di ruang Oval (White House).
Fenomena Trump memang menarik untuk dikaji. Sebagai pengamat Timur Tengah, saya ingin mengatakan cara berpikir Presiden AS Donald Trump. "Tembak Dulu, Bidik Kemudian".
Kasus Gaza, pemakzulan hakim, masalah Zelinsky (Ukraina), Trump lebih suka bertindak lebih dahulu. Setelah itu, baru dirundingkan.
Dunia akan terus gonjang ganjing. Setidaknya, hingga Pemilu AS 2029 mendatang. Yang kita takutkan, di tengah keputusasaan. Akan semakin maraknya "terorisme". Putus asa menyuburkan terorisme. *(Sabpri Piliang)..