Ahli Uang

Selasa 01 Sep 2026 - 17:55 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Ahli Uang

Oleh Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Ahlul, ahli, artinya orang yang punya kemampuan lebih. Halli, hal, masalah, mengurai masalah. Wal, wa, berarti ''dan''. Aqdi, akad, pengikat, putusan.

Maka Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA) punya makna: orang-orang yang punya keahlian menguraikan masalah rumit ''dan'' punya keahlian mengikatkan yang terberai lalu mampu membuat keputusan yang berkualitas dan bisa diterima semua pihak.

Apakah sembilan orang AHWA di Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, sudah seperti itu? Anda sudah tahu. Saya belum tahu.

BACA JUGA:BULOG Tegaskan Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan Nasional

Harusnya seperti itu. Mereka adalah pengambil keputusan ini: siapa yang harus menjadi pemimpin tertinggi Nahdlatul Ulama dengan jabatan yang disebut rais aam. Siapa pula yang menjadi ketua umum eksekutif tertinggi dalam NU --disebut dewan tanfidziyah.

Muktamar NU (大会) sudah memutuskan tidak pakai lagi demokrasi one man one vote. Keputusan diserahkan ke AHWA sembilan orang itu.

Mereka, semuanya kiai berbintang sembilan –jauh lebih banyak dari bintang yang dimiliki seorang jenderal. Bukan berarti tidak ada lagi kiai berbintang sembilan di luar mereka. Masih banyak. Hanya saja mereka tidak terpilih atau tidak mau tampil.

Yang memilih sembilan itu adalah ketua-ketua cabang NU se-Indonesia. Satu cabang mengusulkan lima nama kiai. Tentu terserah cabang: siapa yang diusulkan.

BACA JUGA: Tanamkan Kedekatan Hukum Pada Generasi Muda

Kata ''terserah'' itu bisa berarti ''terserah siapa yang dianggap terbaik'', ''terserah siapa yang disenangi'', ''terserah siapa yang bisa mengambil hati'', atau ''terserah siapa yang membayar paling tinggi''. Membayar itu tidak harus dengan uang. Bisa juga dengan jabatan atau sejenisnya.

Maka ketika nama-nama yang diusulkan ditabulasi terkumpullah 34 nama –delapan di antaranya hanya mendapat satu suara.

Sembilan nama yang meraih suara terbanyak Anda sudah tahu: KH Nurul Huda Jazuli dari Kediri mendapat 485 suara. Di bawah itu ada KH Teuku Nuruzzahri Yahya dari Beureun, Aceh, dengan 477 suara. KH Dr Baharuddin HS dari Bone 392 suara. Urutan empat, KH Miftachul Akhyar dari Surabaya mendapat 350 suara.

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Pagar Alam Beri Penghargaan 7 Wisudawan Berprestasi ULD

Kategori :

Terkait

Selasa 01 Sep 2026 - 17:55 WIB

Ahli Uang

Senin 31 Aug 2026 - 15:07 WIB

Akal Sehat

Minggu 30 Aug 2026 - 18:01 WIB

Aset Berharga

Sabtu 29 Aug 2026 - 16:40 WIB

Rampas Aset

Jumat 28 Aug 2026 - 16:14 WIB

La Hua